Liputan6.com, Jakarta - Liverpool belum pernah menjadi jawara sejak Inggris menggunakan format Liga Primer. Bukannya tidak berusaha, tapi harapan The Reds mencapainya pada 2017/2018 sepertinya tidak akan tercapai melihat performa mereka sejauh ini.
Advertisement
Pada beberapa tahun terakhir, Liverpool hanya bergelut untuk masuk empat besar. Berbagai faktor jadi alasan mengapa klub Merseyside itu belum bisa masuk persaingan gelar. Salah satunya yang memainkan peran terbesar adalah skuat yang dianggap kurang kompetitif.
Hingga pekan 12, Pasukan Jurgen Klopp itu masih menempati peringkat lima dengan 22 poin. Mereka tertinggal 12 angka dari pemuncak klasemen, Manchester City.
Liverpool masih berkesempatan mengejar. Syaratnya, mereka menggunakan bursa transfer musim dingin dengan baik. Mereka wajib menambah amunisi untuk merengsek ke papan atas.
Ada lima posisi yang wajib dibenahi Liverpool untuk membawa kembali bersaing di papan atas. Berikut penuturannya menurut Sportskeeda:
Bek Berkelas
Klopp sebenarnya sangat serius untuk mendapatkan Virgil van Dijk sebelum musim dimulai. Namun, Southampton tak bersedia menjualnya dan bikin Liverpool gigit jari.
Menghadapi ini, Liverpool seharusnya bisa menyiapkan rencana cadangan. Sayangnya mereka tidak punya dan kini mereka merasakan dampaknya.
Setelah 12 pertandingan, Liverpool memiliki salah satu catatan pertahanan terburuk di liga dengan 17 gol kebobolan.
Joel Matip, Dejan Lovren, dan Ragnar Klavan memang sudah teruji di timnas masing-masing. Namun, nyatanya mereka tidak cukup baik untuk menjadikan Liverpool kandidat juara.
Belakangan, nama Stefan De Vrij masuk incaran dan bisa jadi jawaban. Sebab, De Vrij adalah salah satu bek tangguh di Serie A.
Kiper Baru
Liverpool punya Simon Mignolet yang tak bisa dipercaya. Dia bermain di Inggris sejak 2010 dan tampil di hampir 250 pertandingan. Walau berpengalaman, catatan penyelamatannya cuma 51,3% musim ini, alias paling buruk di liga.
Klopp juga punya Loris Karius yang didatangkan musim panas 2016. Akan tetapi, dia dinilai belum pantas jadi penjaga gawang nomor satu di Anfield.