4 Fakta soal Becak Pengantar Tamu Pernikahan Kahiyang Ayu

Sebanyak 50 becak siap menjadi moda transportasi para tamu pernikahan Bobby Nasution dengan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 08 November 2017, 06:06 WIB
Puluhan tukang becak pengantar tamu Kahiyang Ayu akan ditempatkan di dua kantong parkir, yaitu di Lapangan Banyuanyar dan Lapangan Sumber. (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 50 becak siap menjadi moda transportasi para tamu pernikahan Bobby Nasution dengan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu. Puluhan tukang becak ini siap disulap bak kendaraan khusus kenegaraan.

Mereka akan mengantar tamu undangan dari tempat parkir ke gedung acara.

"Awalnya kami menawarkan kepada anggota dan ternyata mereka langsung siap," kata Koordinator Lapangan Forum Komunikasi Keluarga Becak (FKKB) Kota Solo Sardi Ahmad di sela acara cuci becak bersama di depan Rumah Makan Omah Sinten Solo, Jumat 3 November 2017.

Menurut dia, pada kegiatan tersebut, para pemilik becak ini sifatnya mangayubagyo. Artinya tidak ditugaskan secara khusus melainkan hanya memberikan dukungan melalui tenaga.

 

Catatan Liputan6.com, ada sejumlah fakta tentang para becak di pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution. Berikut ulasannya:

1. Becak Harus Suci dan Prima

Puluhan penarik becak dalam resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu melakukan ritual menyucikan becak sebelum digunakan untuk mengangkut para tamu pada 3 November 2017.

Becak mereka juga harus prima, karenanya kondisi armadanya diperhatikan dengan detil. Satu per satu para penarik becak itu mengecek kondisi becaknya, mulai dari cek roda, rantai, jok, onderdil, dan lainnya.

Usai pengecekan selesai, mereka langsung mengambil selang air untuk mencuci becaknya. Semua kotoran yang menempel di becak pun digosok menggunakan sikat cuci hingga bersih. Setelah itu, mereka membilasnya dengan air bersih.

2. Puasa Minum Es

Konsumsi minuman dingin menjadi pelepas dahaga paten usai menarik becak. Kondisi panas terik dihantam dengan es menjadi kesegaran tersendiri, khususnya bagi para penarik becak.

Namun, dalam persiapan fisik menejelang tugas mengantar para tamu pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, puasa minum es ditunaikannya.

"Tidak minum es agar tidak masuk angin," katanya Sarsiman salah satu tukang becak seperti, dilansir Antara.

Persiapan fisik prima juga ditunjang dengan tidak begadang dan pola hidup sehat. "Saya akan mengurangi kegiatan di malam hari karena biasanya suka melek (begadang)," ujar dia.

 

Fakta Selanjutnya

3. Harus Ikhlas

Sebanyak 50 becak tergabung dalam Forum Komunikasi Keluarga Becak (FKKB) Kota Solo siap melayani tamu Presiden Joko Widodo pada resepsi pernikahan anak keduanya, Kahiyang Ayu yang diselenggarakan Rabu (8/11).

Koordinator Lapangan FKKB Kota Solo Sardi Ahmad mengatakan mereka diwajibkan bekerja ikhlas dengan tidak mematok tarif tertentu kepada para penumpangnya.

"Jadi mereka bekalnya harus ikhlas dulu kalau mau ikut acara ini, karena tidak ada patokan khusus seperti sehari-hari," katanya.

4. Wajib Berpakaian Rapih

Umumnya, tukang becak kerap berpakaian santai saat menjalani pekerjaanya. Memakai kaos, celana pendek, dan sandal jepit. Namun faktanya, puluhan tukang becak untuk melayani tamu Presiden Joko Widodo pada resepsi pernikahan anak keduanya, Kahiyang Ayu ini wajib berpakaian rapi.

Karenanya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membekali mereka dengan seragam batik kepada 50 penarik becak yang berpartisipasi di hari resepsi 8 November 2017.

"Ya biar seragam, biar bagus dan pantes saat nyambut tamu," kata Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di sela pemberian seragam batik kepada para pengayuh becak di Rumah Dinas Wali Kota Loji Gandrung Solo, Sabtu, 5 November 2017.

"Harus rapi, terutama harus sopan terhadap para tamu," kata Hadi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya