Liputan6.com, Paju - Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi partai krusial kontra tuan rumah, Korea Selatan, pada Grup G kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Public Stadium, Sabtu (4/11/2017). Tuah Indra Sjafri diharapkan berdampak positif.
Garuda Nusantara menjalani dua laga awal dengan luar biasa. Dalam dua pertandingan, timnas Indonesia U-19 mengemas 10 gol dan belum kebobolan.
Advertisement
Namun, mereka dipastikan tidak akan mudah meraih kemenangan atas Korsel. Duel nanti bahkan menjadi pembuktian diri untuk Rachmat Irianto dan kawan-kawan. Andai menang, timnas bisa percaya diri pada turnamen utama tahun depan.
Indra Sjafri akan memainkan peran penting dalam usaha timnas. Dia pernah mempersembahkan kemenangan atas Korsel pada 2013. Kala itu, Indonesia berjaya 3-2 berkat hattrick Evan Dimas.
"Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan dua pertandingan dengan baik. Besok menghadapi Korsel. Dengan dua laga ini, kami sudah punya gambaran siapa pemain yang nanti yang akan bermain," ungkap Indra Sjafri.
Indonesia memang tidak perlu sungkan terhadap Korsel. Terlebih, Garuda Nusantara sudah beberapa kali menghadapi tim kuat. Berlaga di Toulon Tournament, timnas memiliki pengalaman yang bisa diterapkan kontra tuan rumah.
Timnas Indonesia U-19 juga punya jagoan yang bisa diandalkan, yakni Egy Maulana Vikri. Pemain asal Medan itu masuk jajaran top scorer lewat torehan empat gol.
Posisi Korsel:
Korsel sendiri sudah membuktikan kualitasnya pada penampilan pertama di kualifikasi. Pasukan Jeong Jong-yong itu menghempaskan Brunei 11 gol tak berbalas.
Patut diingat, Korsel merupakan langganan Piala Asia U-19. Terakhir kali mereka tidak berpartisipasi pada gelaran 1985.
Tidak hanya itu, Korsel juga punya catatan gemilang dalam lima partisipasi terakhir Piala Asia U-19. Mereka sekali juara dan dua kali jadi semifinalis.