Dallas - Los Angeles Clippers mengusung misi yang sama saat menjamu rival Wilayah Barat, Dallas Mavericks, dalam lanjutan musim reguler NBA 2017-2018 di Staples Center, Los Angeles, Rabu (1/11/2017) atau Kamis (2/11/2017) WIB. Kedua tim ingin menyudahi rentetan hasil buruk.
Clippers tak pernah menang dalam dua pertandingan terakhir. Padahal, tim besutan Doc Rivers itu mencatat rekor sempurna pada empat gim awal musim ini.
Advertisement
Ketika Clippers kalah 87-95 dari Detroit Pistons, Sabtu (28/10/2017), Rivers mengatakan pemainnya kelelahan. Seluruh starter Clippers kehabisan energi setelah bermain selama 34 menit atau lebih saat menang tipis 104-103 atas tuan rumah Portland Trail Blazers dua hari sebelumnya.
Namun, Rivers tak bisa menemukan alasan yang masuk akal di balik kekalahan telak Clippers dari Golden State Warriors 113-141 di kandang sendiri, Senin (30/11/2017). Performa defense dan offense Clippers sangat buruk saat menjamu sang juara bertahan.
Jeleknya pertahanan Clippers tergambar dari persentase tembakan masuk Warriors yang mencapai 58 persen. Di sisi lain, bintang Clippers Blake Griffin tak produktif. Dia hanya mampu mencetak 16 poin dan cuma 10 kali melepaskan tembakan.
Warriors mematikan Griffin dengan strategi double-team. Setelah Griffin mati kutu, Warriors bisa leluasa mengacak-acak pertahanan Clippers dengan transisi kilat.
"Mereka langsung melakukan double-team saat saya baru memegang bola. Strategi itu mereka jalankan secara konsisten sepanjang laga," kata Griffin seperti dikutip dari Yahoo Sports, Rabu (1/11/2017).
Rivers telah membaca kelemahan timnya. Dia pun memerintahkan anak-anak asuhnya agar bermain lebih agresif saat menghadapi Mavericks. Rivers secara khusus juga meminta Griffin tak ragu melepaskan tembakan jika lawan kembali menerapkan strategi double-team.
Rivers meminta para pemain Clippers tampil agresif saat menjamu Mavericks karena sang lawan berada di ranking 28 dari 30 tim dalam rebound dan mencatat total 56 turnover pada tiga gim terakhir. Artinya, Mavericks kurang nyaman saat ditekan lawan.