4 Negara Jajal Venue Jakabaring Sport City Jelang Asian Games

Indonesia jajal test event voli pantai pada 19-24 Oktober.

oleh Liputan6.com diperbarui 17 Okt 2017, 23:15 WIB
Tes event voli di Jakabaring Sport City sebelum digelarnya Asian Games (Liputan6.com/Indra Pratesta)

Liputan6.com, Palembang - Jelang perhelatan Test Event Beach Volleyball 19-24 Oktober mendatang, sebanyak empat negara melakukan percobaan venue voli pantai Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Selasa (17/10/2017) sejak sore tadi. Ini sekaligus jadi ajang menjajal event sebelum ikuti Asian Games.

Empat negara tersebut Australia, Korea Selatan (Korsel), Jepang dan Arab Saudi. Keempatnya mencoba venue eks SEA Games 2011 lalu secara bergantian dengan diberi jatah waktu satu jam latihan.

Kepala Bidang Voli Pantai Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP-PBVSI), Slamet Mulyanto menjelaskan ada tujuh venue voli pantai yang disediakan untuk ajang ini.

"Meskipun belum permanen, venue yang ada sudah sangat baik dan layak dipakai untuk event internasional. Pasirnya saja kita ambil dari (Provinsi) Bangka. Ini sebagai bukti keseriusan kita sebagai tuan rumah," ujar dia

Sementara itu, untuk Atlet Indonesia baik putra maupun putri akan melakukan jajal lapangan, Rabu (18/10/2017) besok sekitar jam 08.00 WIB di lapangan voli pantai JSC Palembang.

Disinggung mengenai Target yang di canangkan tahun ini, tak muluk muluk, ia menargetkan Indonesia bisa masuk di Final, mengingat ada beberapa atlet Indonesia pun pernah meraih medali perak di ajang yang sama.

"Indonesia sendiri akan menurunkan tiga pasang atlet baik putra dan putri. Dalam kejuaraan terakhir sebelum kejuaraan Asian Games ini, kita targetkan atlet Indonesia bisa masuk final," kata dia

"Dalam Asian Games (sebelumnya), kita sudah sering mendapatkan perunggu. Materi atlet yang ada saat ini kita yakin bisa masuk final," ucapnya.

Dikatakan Slamet, pada dasarnya kejuaraan Test Event Beach Volleyball merupakan ajang persiapan menuju kejuaraan yang sesungguhnya yakni Asian Games pada 2018 mendatang.

"Setelah kejuraan test event akan banyak evaluasi yang dilakukan oleh setiap negara. Jadi kita ingin sukses dalam penyelenggaraan saat Asian Games nanti, tapi kita juga ingin sukses dalam prestasi," katanya. (Indra Pratesta)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya