Liputan6.com, Jakarta - Jangan remehkan orang kedua. Asalkan diberi kepercayaan, para asisten pelatih berpotensi meraih kesuksesan.
Advertisement
Para asisten pelatih dalam dunia sepak bola adalah contohnya. Mereka meraup kesuksesan begitu menggantikan pelatih kepala.
Bob Paisley dan Joe Fagan adalah beberapa contoh yang sukses di Inggris. Jika terlalu lama, ada nama Steve McClaren yang masih lekat dalam ingatan.
Setelah menimba ilmu dari Alex Ferguson di Manchester United, McClaren membangun reputasi bersama Middlesbrough. Usai menangani Timnas Inggris, dia kemudian membantu Twente Enschede memenangkan Liga Belanda.
Selain McClaren, siapa saja asiten pelatih yang memetik prestasi? Berikut daftarnya.
Roberto di Matteo
Di Matteo bergabung dengan Chelsea sebagai asisten pelatih di bawah Andre Villas-Boas. Setelah Villas-Boas dipecat, Di Matteo mengambil alih dan membawa Chelsea merebut gelar Liga Champions pertama.
Sebelum bergabung dengan Chelsea, Di Matteo bekerja untuk West Bromwich Albion. Terakhir dia jadi manajer Aston Villa sebelum Steve Bruce mengambil alih posisi pada tahun 2016.
Pelatih berusia 47 tahun itu juga bertugas di Schalke. Namun, rapornya di sana tidak terlalu baik.
Aime Jacquet
Pelatih pemenang Piala Dunia bersama Prancis. Jacquet awalnya ditunjuk sebagai asisten pelatih pada 1992 di bawah Gerard Houllier. Menyusul kegagalan Houllier, dia dipercaya sebagai pelatih kepala tahun 1994.
Selain itu, Jacquet juga memenangkan Piala Eropa 2000 setelah sukses di Piala Dunia. Sebagai pelatih berprestasi di Prancis, Jacquet memenangkan penghargaan bersama Bordeaux selama empat tahun sebelum bertugas dengan tim nasional.
Jacquet berhasil melewati banyak kritik karena banyak yang ragu akan kinerjanya. Dia justru membuat sejarah sebagai pelatih yang bawa Les Bleus meraih kemenangan terhebatnya pada akhir abad ke-20.
Tito Vilanova
Vilanova jadi bagian kesuksesan Barcelona. Sayang, dia tidak mencicipinya dengan lama karena meninggal pada April 2014 lantaran kanker tenggorokan. Vilanova baru berusia 45 tahun.
Sejatinya, Vilanova tidak pernah bermain untuk Barcelona tapi pernah jadi pelatih cadangan tim pada 2008. Saat bekerja di La Masia, Vilanova adalah seorang ahli yang tahu seluk-beluk pemain muda di sana.