Liputan6.com, Magelang - Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus mengingatkan para menteri Kabinet Kerja untuk terus mengejar target program. Bekerja dengannya, harus cepat.
"Kerja dengan saya memang harus seperti itu. Harus cepat. Tak hitung juga," ujar Jokowi di Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9/2017).
Advertisement
Hal ini kembali ditegaskan Jokowi saat menyerahkan 4.212 sertifikat tanah kepada masyarakat kabupaten dan kota Magelang.
Hampir semua provinsi mengeluhkan sengketa tanah dengan masyarakat karena belum memiliki sertifikat. Oleh karena itu, dia meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofjan Djalil untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.
"Oleh sebab itu, saya perintahkan kepada Pak Menteri BPN percepat yang namanya penyerahan sertifikat untuk rakyat," imbuh Jokowi.
Dia menargetkan pemberian sertifikat tanah harus mencapai 5 juta sertifikat. Jawa Tengah tercatat ada 21,5 juta bidang tanah, sedangkan yang baru tersertifikasi sekitar 10 juta atau 49 persen.
Khusus di Magelang, biasanya hanya bisa diterbitkan 500-1.000 sertifikat per tahun. Kali ini, Jokowi ingin 17 ribu sertifikat bisa diterbitkan.
Saksikan video di bawah ini:
Pertimbangan Gadai
Jokowi mengingatkan warga agar menimbang masak-masak bila ingin menggadaikan sertifikat ke bank. Peminjaman dan pembelanjaan terbaik ialah yang langsung meningkatkan produktivitas.
"Dihitung dan dikalkulasi. Dipakai untuk usaha apa harus dihitung dulu. Bisa mengangsur setiap bulan tidak? Kalau tidak bisa tidak usah, bisa hilang nanti (sertifikatnya)," ucap Jokowi.
Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.