Liputan6.com, Jakarta - Baru-baru ini, Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno atau yang lebih dikenal dengan nama Bunda Shita terjerat kasus dugaan korupsi dan ditangkap oleh penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Siti Mashita ditangkap di Jawa Tengah pada Selasa (29/8/2017).
Masitha menjabat sebagai Wali Kota Tegal sejak 23 Maret 2014, berpasangan dengan Drs. H. M. Nursholeh, M.M.Pd dan diusung oleh Partai Golkar. Siapa yang sangka bahwa sang wali kota memiliki pencapaian dan prestasi yang menarik perhatian.
Advertisement
Wanita kelahiran Jakarta 10 Januari 1964 tersebut merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Soeparno. Dia menjalani pendidikan dasar dan menengahnya di Palembang, Sumatra Selatan. Masitha melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi di Thailand, Belanda, dan Amerika Serikat dalam bidang perhotelan, kecantikan, dan manajemen.
Simak Video Menarik di Bawah Ini:
Juara Kontes Kepribadian
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Masitha juga pernah aktif di beberapa organisasi seperti Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Yayasan Penyantun Anak Asma (YAPNAS), dan Perempuan Untuk Negeri (PUN). Di bidang organisasi, Sitha aktif dalam penyuluhan kanker mulut rahim, penyuluhan bahaya merokok di berbagai sekolah bersama Wanita Indonesia Tanpa Merokok, pengobatan gratis bagi anak-anak penderita asma bersama Yayasan Penyantun Anak Asma, penggalangan dana untuk anak sekolah kurang mampu bersama Gerakan nasional Orang Tua Asuh.
Wali Kota Tegal ini juga pernah menjadi pembicara di berbagai seminar dan diskusi untuk tema-tema sosial dan kesehatan bersama Ikatan Dokter Indonesia dan menyelenggarakan berbagai acara kajian dan peluncuran buku.
Tak disangka, wanita berusia 53 tahun itu juga pernah menyabet sederet prestasi membanggakan. Di tahun 1987, dia mendapat juara kepribadian dalam ajang pemilihan Wajah Femina. Di tahun berikutnya, dia meraih juara II dalam Pemilihan Puteri Ayu yang diselenggarakan Yayasan Martha Tilaar.