Liputan6.com, Jakarta: Indonesia kembali bergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFIL) di Lebanon, dengan mengirimkan 1.304 personel tentara. Pasukan Garuda diberangkatkan ke Lebanon, Kamis (11/11), guna memelihara perdamaian di negara yang sedang terlibat konflik tersebut.
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono pada upacara pelepasan Pasukan Garuda di Jakarta, mengatakan ini sebagai komitmen TNI turut serta memelihara perdamaian global, khususnya di Lebanon.
Pasukan terbagi dalam lima unit. Terdiri dari polisi militer, batalyon infanteri mekanis, pasukan pendukung kantor pusat, pasukan perlindungan perusahaan dan koordinasi militer-sipil.
Tim Garuda yang dikirim itu akan menggantikan pasukan TNI yang berada di Lebanon, selama satu tahun. Tim Garuda TNI telah aktif dalam misi penjaga perdamaian PBB di beberapa daerah konflik, seperti Kamboja, Bosnia-Herzegovina, Kongo, Somalia dan Lebanon.(ANS/Xinhua)
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono pada upacara pelepasan Pasukan Garuda di Jakarta, mengatakan ini sebagai komitmen TNI turut serta memelihara perdamaian global, khususnya di Lebanon.
Pasukan terbagi dalam lima unit. Terdiri dari polisi militer, batalyon infanteri mekanis, pasukan pendukung kantor pusat, pasukan perlindungan perusahaan dan koordinasi militer-sipil.
Tim Garuda yang dikirim itu akan menggantikan pasukan TNI yang berada di Lebanon, selama satu tahun. Tim Garuda TNI telah aktif dalam misi penjaga perdamaian PBB di beberapa daerah konflik, seperti Kamboja, Bosnia-Herzegovina, Kongo, Somalia dan Lebanon.(ANS/Xinhua)