Jokowi: Pemerintah Dukung Perang Korupsi dan Perkuat KPK

Selain memerangi korupsi yang menggerogoti uang rakyat, Jokowi juga menyinggung soal kejahatan narkotika yang menjadi musuh bangsa.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 16 Agu 2017, 11:59 WIB
Ilustrasi KPK

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia akan menjadi bangsa maju dan diperhitungan bangsa lain apabila memiliki daya saing. Namun, daya saing itu akan terganjal apabila korupsi masih terus menggerogoti setiap sendi negara.

"Salah satu penggerus daya saing kita adalah korupsi. Ini musuh kita bersama," kata Jokowi dalam Sidang Bersama DPD-DPR, di Senayan, Selasa (16/8/2017).

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia menjadikan korupsi sebagai musuh bersama dan memeranginya.

"Pemerintah mendukung setiap usaha, dari semua pihak, dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi serta memperkuat KPK," tegas Jokowi.

Selain memerangi korupsi yang menggerogoti uang rakyat, Jokowi juga menyinggung soal kejahatan narkotika yang menjadi musuh dan perusak bangsa.

"Kita tegas menyatakan perang pada bandar-bandar narkoba yang merusak masa depan generasi muda kita," ujar Jokowi.

Presiden juga mengingatkan akan bahaya ideologi radikal yang juga merongrong keutuhan bangsa.

"Kita harus tegas menghadapi infiltrasi ideologi seperti ekstrimisme, radikalisme, terorisme
yang merusak sendi-sendi negara kita," kata Jokowi.

Saksikan video di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya