Harga Garam Naik, Petani di Karawang Untung Besar

Harga garam krosok atau garam kasar langsung terdongkrak.

oleh Muhamad Nuramdani diperbarui 05 Agu 2017, 03:29 WIB

Liputan6.com, Karawang - Hamparan ladang garam di Kecamatan Cimalaya, Karawang, Jawa Barat, dalam satu pekan terakhir menjadi tambang uang bagi pemiliknya. Betapa tidak, sejak terjadi kelangkaan stok garam di banyak daerah, harga garam krosok atau garam kasar langsung terdongkrak.

Seperti ditayangkan Fokus Malam Indosiar, Sabtu (5/8/2017), Kasna, pemilik ladang garam ini mengaku garam hasil panenannya saat ini bisa dijual dengan harga Rp 5.000 per kilogramnya, itupun dijemput di tempat atau di ladang tempat panen.

Petani garam inipun mengaku senang, apalagi dalam sehari ladangnya saat ini bisa menghasilkan garam krosok sebanyak 2 ton. Kasna dan petani garam di sekitar kecamatan inipun mampu meraup untung hingga jutaan rupiah. Padahal sebelumnya, harga garam hasil panen di landang ini hanya dihargai Rp 250 per kilogram, itupun setelah diantar ke pengepul.

Sulitnya mencari stok garam juga membawa berkah tersendiri bagi para petani garam di Karawang ini, karena para pengusaha ikan asin pun berani membayar lebih dulu kepada pemilik ladang bahkan sebelum garam dipanen, untuk menjaga kelangsungan produksi ikan asin mereka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya