Liputan6.com, Paris - Neymar sudah resmi menjadi pemain Paris Saint-Germain (PSG). Dia diboyong dengan transfer 222 juta euro (Rp 3,4 Triliun) yang sekaligus menjadi transfer termahal sedunia.
Dengan status itu, Neymar tentu tak akan lepas dari tekanan. Meski kualitasnya sudah tak diragukan, tapi Neymar bakal terus disorot sepak terjangnya.
Advertisement
Neymar dituntut untuk membuktikan harga mahalnya di PSG. Tentu, klub Ligue 1 Prancis ini bukan Barcelona yang sudah punya akar prestasi dan pemain yang mumpuni.
Di PSG, Neymar seperti memulai lagi segalanya dari nol. Bahkan banyak yang menyebutkan jika Neymar sudah melakukan langkah mundur dengan gabung PSG.
Alasan PSG mau membayar mahal Neymar karena minimnya trofi di level Eropa seperti Liga Champions. Apalagi 5 tantangan yang sudah menanti Neymar? Berikut rinciannya seperti dikutip Marca:
Tantangan 1 dan 2
1. Buktikan Harga Mahal
Neymar harus bisa membuktikan harga mahalnya kepada dunia. Tentu cara membuktikannya dengan memberi gol untuk klub baru.
Tak hanya gol, Neymar juga wajib memberi gelar buat PSG. Jika gagal, maka Neymar bakal dikritik habis-habisan karena dinilai hanya jadi pemborosan saja di bursa transfer.
Entah kapan rekor transfer Neymar ini bakal pecah. Sejauh ini, rekor transfer baru mencapai 100 juta ke atas. Namun harga Neymar sudah menyentuh 200-an juta euro.
2. Bisa Memimpin
Tantangan lain yang wajib dijalani Neymar yaitu memimpin skuat PSG. Kini, dia tidak lagi didampingi banyak pemain terbaik dunia seperti di Barcelona.
Di sinilah, Neymar wajib membuktikan mampu bisa memimpin PSG menjadi klub besar. Meski PSG juga dihuni pemain bagus, tapi kualitasnya jelas berbeda dengan Barcelona.
Satu keuntungan dimiliki Neymar karena relatif mengenal rekan-rekannya di PSG. Maklum, klub asal Prancis ini dihuni banyak pemain asal Brasil. Neymar bakal merasa berada di rumah sendiri.
Tantangan 3 dan 4
3. Cegah Kejutan di Ligue 1
Dengan status pemain termahal di dunia, Neymar wajib membawa PSG kembali menjadi juara Ligue 1. PSG tak boleh lagi terpeleset seperti musim lalu setelah AS Monaco keluar sebagai juara.
Juara Ligue 1 jadi harga mati buat Neymar. PSG ingin kembali ke trek seperti jadi juara Ligue 1 enam kali beruntun. Untuk yang satu ini, PSG sepertinya tak kesulitan. Apalagi klub rival seperti AS Monaco yang pemainnya banyak hengkang ke klub lain.