Liputan6.com, Barcelona - Neymar tengah jadi bahan pembicaraan hangat suporter Barcelona. Sayangnya, yang dibicarakan para cules, bukan hal-hal positif dari penyerang asal Brasil.
Alih-alih membicarakan gol Neymar ke gawang Manchester United di ajang International Champions Cup, banyak cules justru mencibirnya. Mereka marah karena Neymar diisukan tengah bersiap hengkang dari Camp Nou, markas Barcelona.
Advertisement
Bahkan, ada sekelompok suporter Barcelona yang khusus membuat pamflet bertuliskan Neymar sebagai tentara bayaran. Mereka memberikan julukan baru untuk Neymar: Pengkhinat!
Kabar bakal hengkangnya Neymar memang terus mengemuka. Klub kaya Prancis, Paris Saint Germain (PSG) disebut-sebut bakal menjadi pelabuhan baru pemain kelahiran 5 Februari 1992 itu.
Le Parisien, julukan PSG, dikabarkan berani membayar klausul pelepasan Neymar di Barcelona, sebesar 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 trilliun. Tak pelak, jika transfer ini terlaksana, Neymar akan menjadi pemain termahal di dunia.
Kubu PSG, lewat presiden klub, Nasser al-Khelaifi, memang belum terang-terangan menyebut niat mereka memboyong Neymar.
"Menurut saya, pertanyaan (Neymar ke PSG) itu terlalu cepat. Hari ini, Neymar merupakan pemain Barcelona. Kita akan lihat apa yang akan terjadi dengannya nanti," ujar Al-Khelaifi kepada Medi1 TV.
Bisa jadi, itu hanya retorika sang presiden. Mungkin pria asal Qatar itu tak ingin menyinggung Barcelona, karena memang kontrak Neymar sendiri masih berlaku hingga 2021.