Khofifah Maju di Pilkada Jatim 2018, Ini Saran Cak Imin

PKB bakal mengusung Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai kandidat Jatim 1.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 23 Jul 2017, 16:48 WIB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberi sambutan saat Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPP DPP PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (29/4). Rakornas tersebut di hadiri seluruh DPP PKB se-Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar angkat bicara soal pernyataan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang menyatakan siap maju dalam Pilkada Jawa Timur 2018. Dalam ajang lima tahunan itu, PKB bakal mengusung Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai kandidat Jatim 1. 

Lantas, bagaimana komentar Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, saat mengetahui Khofifah akan maju?

"Ya enggak apa-apa, itu hak semua. Silakan saja Ibu Khofifah mau maju," kata Cak Imin di DPP PKB, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017).

Meski demikian, dia mengisyaratkan agar Khofifah dapat bersanding dengan Saifullah Yusuf. Pasalnya, Cak Imin tidak ingin ada persaingan sesama warga Nadhatul Ulama (NU) dalam Pilkada Jatim nanti.

"Sesama warga NU, aktivis dan pengurus NU, kita sih berharap NU itu sih satu calon, sehingga tidak ada persaingan, agar tidak terjadi kesalahpamahan dan ketentraman warga NU," jelas Cak Imin.

Khofifah sebelumnya menyatakan siap untuk maju di Pilgub Jatim 2018. Dia pun mengaku, dirinya telah berkomunikasi dengan beberapa pimpinan partai politik terkait keikutsertaannya.

Disebutkan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Partai Golkar Setya Novanto dan Ketum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan adalah beberapa di antara petinggi parpol yang diajak bicara. Kemudian PDIP, Hanura, juga PPP tak luput diajak untuk berkomunikasi.

 

Saksikan video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya