Liputan6.com, New York - Sam Bird tampil gemilang di seri kesembilan Formula E 2016/2017, New York City ePrix, di Brooklyn Circuit, Sabtu (15/7/2017) atau Minggu (16/7/2017) pagi WIB. Dia sukses jadi juara dan mengukuhkan diri sebagai pebalap pertama sepanjang masa yang memenangi ajang balap di New York.
Advertisement
Bird yang start dari grid keempat memimpin lomba sejak lap kesembilan setelah menyalip Daniel Abt. Pebalap Virgin DS Racing itu tetap mampu mempertahankan posisi terdepan hingga finis meski melakukan pergantian mobil wajib pada pertengahan lomba dan terganggu safety car pada dua lap terakhir.
Bird mengalahkan Jean-Eric Vergne dengan selisih 1,354 detik untuk meraih kemenangan pertama pada musim ini. Hasil ini juga menandai kemenangan keempat Bird di Formula E. Bird terakhir kali naik podium teratas di Buenos Aires, Argentina, pada musim lalu.
Stephane Sarrazin finis di posisi ketiga untuk merebut podium pertamanya pada musim ini. Sarrazin mendapat keuntungan dari masalah teknis yang menimpa Abt pada lap terakhir.
Disaster for @Daniel_Abt as he loses third place on the last lap of the #NYCePrix pic.twitter.com/0pBCujAdaa
— FIA Formula E (@FIAformulaE) July 15, 2017
Nasib malang juga menimpa rekan setim Bird, Alex Lynn. Start dari pole position pada balapan debutnya, Lynn gagal finis karena mengalami masalah teknis.
Peringkat kedua klasemen sementara, Lucas di Grassi, finis keempat di depan Loic Duval. Di Grassi pun memangkas keunggulan sang pemuncak klasemen, Sebastien Buemi, yang absen di New York. Pebalap asal Brasil itu kini sudah mengoleksi 137 poin atau hanya terpaut 20 angka dengan Buemi.