Liputan6.com, Timika: Puluhan keluarga Frans Jeujana yang tewas ditembak oleh oknum TNI kemarin malam, mengamuk. Senin (18/10), mereka menyerbu rumah pelaku penembakan di bilangan jalan Budi Utomo, Timika, Papua.
Selain merusak rumah, warga juga mengeluarkan semua isi rumah dan langsung membakarnya. Sebelumnya, mereka juga memblokir jalan dengan melintangkan pohon besar di tengah jalan. Akibat aksi vandalisme ini, situasi di ruas jalan Budi Utomo sempat mencekam.
"Ini merupakan reaksi atas tewasnya salah seorang warga dari suku Kei. Pelaku diduga salah seorang oknum anggota TNI dari kesatuan kafaleri," jelas Kabagops Polres Mimika Kompol Mada Indra Laksamana yang langsung datang ke lokasi kejadian.
Untuk mengantisipasi meluasnya aksi anarkis, polisi langsung melakukan lokalisir dan pendekatan ke salah satu tokoh masyarakat yang menjadi korban. Setelah negosiasi dilakukan, kedua pihak pun sepakat agar permasalahan ini diselesaikan secara hukum.
Warga pun langsung membubarkan diri. Walaupun kondisi di jalan Budi Utomo sempat mencekam, namun secara keseluruhan kondisi kota Timika masih relatif kondusif.(CHR/AYB)
Selain merusak rumah, warga juga mengeluarkan semua isi rumah dan langsung membakarnya. Sebelumnya, mereka juga memblokir jalan dengan melintangkan pohon besar di tengah jalan. Akibat aksi vandalisme ini, situasi di ruas jalan Budi Utomo sempat mencekam.
"Ini merupakan reaksi atas tewasnya salah seorang warga dari suku Kei. Pelaku diduga salah seorang oknum anggota TNI dari kesatuan kafaleri," jelas Kabagops Polres Mimika Kompol Mada Indra Laksamana yang langsung datang ke lokasi kejadian.
Untuk mengantisipasi meluasnya aksi anarkis, polisi langsung melakukan lokalisir dan pendekatan ke salah satu tokoh masyarakat yang menjadi korban. Setelah negosiasi dilakukan, kedua pihak pun sepakat agar permasalahan ini diselesaikan secara hukum.
Warga pun langsung membubarkan diri. Walaupun kondisi di jalan Budi Utomo sempat mencekam, namun secara keseluruhan kondisi kota Timika masih relatif kondusif.(CHR/AYB)