Ini 4 Kebiasaan Meriah Anak-Anak Sambut Malam Takbiran Lebaran

Malam takbiran menjadi momen yang mengasyikkan dan berkumpul, sebelum keesokan harinya merayakan hari lebaran. Inilah 4 kebiasaan meriahnya.

oleh Akbar Muhibar diperbarui 23 Jun 2017, 12:54 WIB
Anak-anak membawa lampion berbentuk bedug saat pawai takbir lebaran di Jalan MT Haryono Semarang, Selasa, (5/7). Mereka membawa berbagai atribut mulai dari replika masjid , lampion hingga tokoh kartun. (Gholib)

Liputan6.com, Jakarta Malam takbiran menjadi momen yang mengasyikkan dan berkumpul, sebelum keesokan harinya merayakan hari lebaran. Seringkali anak-anak juga meramaikan malam spesial ini dengan berbagai permainan dan acara. Apa saja kebiasaan meriah anak-anak ini pada malam takbir? Inilah 4 diantaranya.

Kembang Api
Kembang api menjadi permainan yang paling dinantikan saat malam takbiran tiba. Selain heboh, permainan ini memberikan kebahagiaan pula pada orang lain yang melihatnya. Warna-warni kembang api yang menghiasi langit juga membuat malam menjadi makin meriah.

Meriam Bambu
Biasa dilakukan di daerah, permainan meriam bambu menjadi atraksi spesial saat malam takbiran. Sambil mengumandangkan takbir para anak-anak berlomba untuk menghidupkan meriam bambu di lapangan atau dekat masjid. Tentunya kemeriahan ini juga disaksikan para warga di desa.

Pawai Obor
Di beberapa daerah, perayaan malam takbiran diramaikan dengan pawai obor keliling kota. Anak-anak akan dibekali obor dari bambu dan berkeliling kota dengan meneriakkan takbir. Tidak lupa pula mereka mengajak masyarakat untuk berkeliling bersama.

Pawai Bedug
Pawai beduk menjadi puncak dari hari terakhir Ramadan karena mereka akan meneriakkan takbir, tanda Lebaran akan datang. Biasanya beduk akan diletakkan di atas truk dan dibawa keliling kota. Tidak lupa pula berbagai shalawat dilantunkan sehingga malam takbiran makin meriah.

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya