Polri Miliki Saksi Kunci Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Dari 56 saksi yang sudah diperiksa di Mapolda Metro Jaya, satu saksi kunci tersebut dikatakan Tito mengetahui ciri-ciri pelaku.

oleh Fachrur Rozie diperbarui 19 Jun 2017, 18:33 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku pihaknya sudah memeriksa 56 saksi terkait kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Dari 56 saksi tersebut, ada satu saksi kunci yang diduga mengetahui kejadian.

"Ada 56 saksi yang sudah diperiksa. Dan ada saksi yang melihat kejadian. Menurut kami dia saksi penting karena dia yang melihat," ujar Tito saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2017).

Dari 56 saksi yang sudah diperiksa di Mapolda Metro Jaya, satu saksi kunci tersebut dikatakan Tito mengetahui ciri-ciri pelaku. Tito juga mengatakan, saksi kunci tersebut kini sudah diberikan pengamanan oleh pihaknya.

"Nah saksi yang ini melihat. Tahu orangnya, ciri-cirinya, bentuk badannya dan lain-lain. Saksi ini sudah kami berikan perlindungan," kata Kapolri.

Untuk lebih meyakinkan keterangan para saksi dan saksi kunci, Polri berencana akan langsung menemui Novel Baswedan di Singapura. Kedatangan Polri akan didampingi oleh pimpinan KPK.

"Nanti ada langkah-langkah klarifikasi juga ke Novel di Singapura. Saya akan dampingi. Mudah-mudahan bisa ketemu pelakunya," kata Ketua KPK Agus Rahardjo.


Saksikan video menarik di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya