Warga Cardiff Terbelah di Final Liga Champions

Tidak semua masyarakat Cardiff mendukung Gareth Bale dan Real Madrid pada final Liga Champions.

oleh Harley Ikhsan diperbarui 03 Jun 2017, 19:50 WIB
Tidak semua masyarakat Cardiff mendukung Gareth Bale dan Real Madrid pada final Liga Champions. (Liputan6.com / Harley Ikhsan)

Liputan6.com, Cardiff - Tidak semua masyarakat Cardiff mendukung Gareth Bale dan Real Madrid pada final Liga Champions di Millennium Stadium, Sabtu (3/6/2017) atau Minggu (4/6/2017) dinihari WIB. Sebagian bakal menyemangati Juventus agar keluar sebagai pemenang.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com di Cardiff, ternyata faktor Ian Rush adalah alasannya. Sebelum Bale mengharumkan Wales di pentas internasional, Rush terlebih dahulu melakukannya.

"Rush sangat dihormati. Dan dia pernah membela Juventus. Jadi siapapun pemenang final Liga Champions, masyarakat Cardiff bisa menerimanya," ungkap George, salah satu penduduk ibukota Wales tersebut.

Rush memperkuat La Vecchia Signora pada 1987-1988.  Dia menghasilkan 14 gol dari 39 pertandingan di seluruh kompetisi. Meski masuk kategori gagal, masyarakat Cardiff akan tetap mempertimbangkan keberadaannya di Juventus dalam memberi dukungan.

Faktor itulah yang mendorong UEFA untuk menunjuk Rush sebagai duta besar final Liga Champions kali ini. Selain mempromosikan Cardiff dan Walesh, dia sudah terlibat pada berbagai kegiatan, salah satunya meresmikan lapangan di Grange Gardens.

Sosok yang kini berusia 55 tahun itu tenar bersama Liverpool. Dia menghasilkan 346 gol di seluruh kompetisi dan meraih banyak gelar, termasuk dua titel Liga Champions (1981, 1984).

"Saya harap fans yang datang ke Cardiff akan kembali pada lain kesempatan karena merasakan pengalaman menyenangkan di sini," ungkap Rush.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya