Liputan6.com, Medan: Penangkapan komplotan perampok Bank CIMB Niaga membuat keluarga Brigadir Manuel Simanjuntak senang. Fristi Hasibuan, istri anggota Brimob yang tewas dalam aksi perampokan berdarah tersebut, mengaku sakit hatinya terobati.
Fristi bersama keluarganya, Selasa (21/9) pagi mendatangi RS Bhayangkara, Medan. "Saya berharap seluruh tersangka bisa ditangkap dan dijatuhi hukuman setimpal dengan perbuatannya," kata Fristi dengan geram.
Selain mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian, Fristi ingin melihay jenazah dan tersangka yang dirawat di rumah sakit. Namun niat wanita yang sedang hamil delapan bulan itu kandas. Pihak rumah sakit tidak mengizinkannya.
Sementara itu, Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Mussadeq mengatakan, seluruh rangkaian otopsi sudah selesai. Termasuk pemeriksaan detail ketiga tersangka. Namun Mussadeq belum menjelaskan kapan keluarga dapat mengambil jasad.
Selain itu, Kapolri Bambang Hendarso Danuri pagi tadi menyempatkan diri berkunjung ke RS Bhayangkara sebelum kembali ke Jakarta. Kapolri ingian memastikan kondisi ketiga tersangka yang masih menjalani perawatan. (MEL)
Fristi bersama keluarganya, Selasa (21/9) pagi mendatangi RS Bhayangkara, Medan. "Saya berharap seluruh tersangka bisa ditangkap dan dijatuhi hukuman setimpal dengan perbuatannya," kata Fristi dengan geram.
Selain mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian, Fristi ingin melihay jenazah dan tersangka yang dirawat di rumah sakit. Namun niat wanita yang sedang hamil delapan bulan itu kandas. Pihak rumah sakit tidak mengizinkannya.
Sementara itu, Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Mussadeq mengatakan, seluruh rangkaian otopsi sudah selesai. Termasuk pemeriksaan detail ketiga tersangka. Namun Mussadeq belum menjelaskan kapan keluarga dapat mengambil jasad.
Selain itu, Kapolri Bambang Hendarso Danuri pagi tadi menyempatkan diri berkunjung ke RS Bhayangkara sebelum kembali ke Jakarta. Kapolri ingian memastikan kondisi ketiga tersangka yang masih menjalani perawatan. (MEL)