Filipina Gempur ISIS, Indonesia Siaga Penuh di Perbatasan

Militer Filipina tengah menghadapi kelompok militan ISIS di kota Marawi. Atas kondisi tersebut, Indonesia bersiaga penuh di perbatasan.

oleh Aribowo Suprayogi diperbarui 29 Mei 2017, 18:44 WIB

Liputan6.com, Jakarta Militer Filipina tengah berjibaku menghadapi kelompok militan di kota Marawi. Presiden Rodrigo Duterte menetapkan darurat militer di sepertiga bagian selatan Filipina pada 23 Mei lalu.

Menurut dia, langkah itu guna menumpas ancaman militan yang berafiliasi dengan ISIS. Dimana, peristiwa ini dipicu setelah aparat keamanan berusaha menangkap Isnilon Hapilon, seorang veteran militan Filipina yang diyakini sebagai pemimpin ISIS di kawasan itu.

Atas kondisi negara tetangga tersebut, Menko Polhukam Wiranto mengatakan, Indonesia tidak tinggal diam melihat yang terjadi. Para petugas keamanan, siap berjaga demi menghindari para militan ISIS bergerak ke Tanah Air.

Baca juga

Polri dan TNI Perketat Pengamanan di Perbatasan Filipina

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya