Kemkominfo: Setop Sebarkan Foto Bom Kampung Melayu

Kemkominfo mengajak warga internet untuk berhenti menyebarkan sejumlah foto korban atau pelaku bom di Kampung Melayu.

oleh Corry Anestia diperbarui 25 Mei 2017, 08:30 WIB
Petugas memasang garis pembatas di lokasi terjadinya ledakan di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (24/5). Polisi belum bisa memastikan apakah tiga korban jiwa itu merupakan anggota polisi atau warga sipil. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa saat pasca-ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (23/5/2017) malam tadi, sejumlah foto potongan tubuh diduga pelaku bom, menyebar di media sosial hingga aplikasi pesan instan.

Meski foto-foto ini memancing rasa penasaran masyarakat, sebagian netizen justru menganggap penyebaran foto ini tak pantas dan hanya menimbulkan kengerian.

Maka itu, Kementerian Komunikasi dan informatika mengajak netizen untuk berhenti menyebarkannya di media sosial manapun. Hal ini terlihat dari unggahan @kemkominfo di Twitter pada pagi tadi.

Tak ingin diam, netizen ramai-ramai mengunggah foto yang berisi seruan atau ajakan untuk berhenti menyebarkan foto-foto pelaku maupun korban bom di Terminal Kampung Melayu itu.

 

 

Berdasarkan pantauan tim Tekno Liputan6.com pada Kamis (23/5/2017), foto ajakan tersebut menjadi viral di media sosial Twitter, Facebook, maupun Instagram.

Sebagaimana diketahui, ledakan bom bunuh diri yang terjadi Rabu malam tadi menewaskan lima orang, di mana dua di antaranya adalah pelaku dan tiga lainnya adalah polisi.

(Cas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya