Perampok Menggasak Australian International School

Australian International School di Jatimurni, Jaksel, dirampok sekitar empat orang bersenjata golok. Ribuan mata uang asing dan seperangkat peralatan elektronik ludes dibawa kabur.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Februari 2002, 17:50 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Australian International School (AIS) di Jalan Jatimurni, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2) sekitar pukul 05.30 WIB, dirampok. Besar dugaan aksi dilakukan empat orang yang masing-masing melengkapi diri dengan golok. Dari tempat itu, mereka menggasak uang senilai US$ 3.000, 2.000 Euro, Rp 6 juta, serta peralatan elektronik berupa sebuah televisi dan satu set tape compo. Demikian penjelasan Kepala Sekolah AIS Penny Robertson di Jakarta.

Menurut Robertson, sebelum menggasak duit dan barang-barang di tempat itu, terlebih dahulu kawanan tersebut melumpuhkan Samsudin dan Pramono. Kedua penjaga sekolah itu mengaku tak bisa melawan, karena perampok menodong dan menyekap mereka di dalam sebuah ruangan. Setelah itu, para perampok baru mengobrak-abrik empat ruangan sekolah, ruang kepala sekolah, dan ruang administrasi.

Sampai sekarang, kedua korban dilaporkan masih berada di Kepolisian Sektor Pasar Minggu untuk dimintai keterangan. Sebab, kesaksian mereka dianggap berbeda dengan keterangan Jarot, seorang warga Jatimurni, yang kebetulan melihat kejadian tadi. Rumah Jarot tepat berada di seberang AIS.

Kepada polisi, Jarot mengatakan, saat kejadian tak ada aktivitas mencurigakan di dalam sekolah. Dia juga mengaku tak melihat mobil Toyota jenis Kijang yang menurut kedua korban digunakan para perampok. Karena itu, polisi menginterogasi Samsudin dan Pramono untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.(KEN/Eva Yunizar dan Agus Ginanjar)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya