Beruntung, Beruang dan Singa Ini Selamat dari Perang Mosul

Seekor beruang dievakuasi dari kebun binatang Muntazah al-Nour di Mosul, Irak, Selasa (28/3).

oleh Nasuri diperbarui 27 Apr 2017, 18:00 WIB
Beruang dan Singa Ini Selamat dari Perang Mosul- AFP-20170427
Seekor beruang dievakuasi dari kebun binatang Muntazah al-Nour di Mosul, Irak, Selasa (28/3).
Seekor beruang dievakuasi dari kebun binatang Muntazah al-Nour di Mosul, Irak, Selasa (28/3). Sebagian besar hewan di kebun binatang Muntazah al-Nour terbunuh atau meninggal karena kelaparan akibat perang. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Petugas dari badan pecinta hewan, Animal Charity Four Paws membius seekor beruang saat akan dievakuasi ke luar negeri, Mosul, Irak, Selasa (28/3). Nasib binatang di Mosul sangat memprihatinkan karena perang yang berkecamuk. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Petugas dari badan pecinta hewan, Animal Charity Four Paws membius seekor beruang saat akan dievakuasi ke luar negeri, Mosul, Irak, Selasa (28/3). Nasib binatang di Mosul sangat memprihatinkan karena perang yang berkecamuk. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Seekor singa berada di dalam kerangkeng jelang dievakuasi dari kebun binatang Muntazah al-Nour di Mosul, Irak, Selasa (28/3). Singa dan beruang beruntung karena didapati Animal Charity Four Paws masih dalam keadaan hidup. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Petugas dari badan pecinta hewan, Animal Charity Four Paws memeriksa keadaan singa jelang dievakuasi ke luar negeri, Mosul, Irak, Selasa (28/3). Hasil pemeriksaan menyebutkan singa tersebut menderita radang sendi. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Petugas dari badan pecinta hewan, Animal Charity Four Paws memeriksa keadaan singa jelang dievakuasi ke luar negeri, Mosul, Irak, Selasa (28/3). Hasil pemeriksaan menyebutkan singa tersebut menderita radang sendi. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)

Liputan6.com, Jakarta Seekor beruang dievakuasi dari kebun binatang Muntazah al-Nour di Mosul, Irak, Selasa (28/3). Sebagian besar hewan di kebun binatang Muntazah al-Nour terbunuh atau meninggal karena kelaparan akibat perang. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya