Tingkatkan Layanan, PLN Gandeng 4 Perusahaan AS

PLN sedang gencar meningkatkan penggunaan EBT untuk mencapai target 23 persen pada 2025.

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 21 Apr 2017, 17:18 WIB
Ilustrasi sutet listrik.

Liputan6.com, Jakarta PT PLN (Persero)  menggandeng empat perusahaan asal Amerika Serikat,  untuk meningkatkan kinerja sistem kelistrikan sebagai upaya memperbaiki kualitas layanan kepada pelanggan. 

Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati mengatakan, ‎perusahaan asal Amerika Serikat tersebut berkomitmen untuk membantu PLN, dalam meningkatkan efiensi pembangkit yang telah beroperasi dan transmisi, serta membangun jaringan pintar.

Keempat perusahaan tersebut adalah Applied Materials Inc, Halliburton, Power Phase dan Infra Cerdas Indonesia.  ‎

"Kerjasama yang terjalin terkait dengan peningkatan kehandalan sistem kelistrikan yang akan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan," kata dia di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Nicke melanjutkan, dalam kerjasama tersebut perusahaan asal Amerika Serikat juga berkomitmen membantu PLN mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT), berupa pengembangan Wilayah Kerja Panas bumi.‎

Seperti yang diketahui saat ini PLN sedang gencar meningkatkan penggunaan EBT untuk mencapai target 23 persen pada 2025. 

"Sejalan dengan itu, pengembangan smart grid akan dilaksanakan untuk meningkatkan penetrasi EBT pada sistem kelistrikan. Dengan smart grid, pelanggan dapat mengelola konsumsi listriknya melalui gadget, dan PLN dapat melakukan preventive maintenance melalui control system yang terintegrasi untuk menurunkan tingkat gangguan layanan kepada pelanggan," papar Nicke.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan Wakil Presiden Amerika Mike Pence dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Nota kesepahaman yang ditandatangani yaitu, ‎kerjasama antara PLN  dengan Applied Material Inc. Kerjasama ini bertujuan untuk menurunkan arus gangguan pada transmisi 500 KV di sistem Jawa-Bali. 

Kerjasama‎ antara PLN dengan PT Halliburton Logging Service, terkait pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi milik PLN salah satunya di Pembangkit Litrik Tenaga Panas Bumi  (PLTP) Tulehu.

Kerjasama PLN dengan PT Infra Cerdas Indonesia, terkait pengembangan Advanced Metering Infrastructure System (AMI) sebagai langkah awal implementasi smart grid.

Kerjasama antara PLN Group dengan Power Phase terkait peningkatan efisiensi pembangkit gas yang telah beroperasi, sehingga listrik yang dihasilkan  pembangkit gas PLN dapat ditingkatkan 30 persen dari kondisi saat ini.                                  

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya