Temui Sekjen ASEAN, Wapres AS Bahas Nuklir Korut

Wapres Pence mengakui, AS cukup kaget atas sikap China yang turut menentang uji coba rudal baru Korut.

oleh Andreas Gerry Tuwo diperbarui 20 Apr 2017, 21:14 WIB
Wapres AS Mike Pence ketika berkunjung ke Sekretariat ASEAN di Jakarta (Liputan6.com/Andreas Gerry Tuwo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketegangan yang terjadi di Semenanjung Korea menjadi salah satu isu yang dibahas Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence saat bertemu Sekjen ASEAN Le Luong Mihn.

Situasi di wilayah tersebut memanas usai Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal.

Keterangan tersebut disampaikan Wakil Tetap RI untuk ASEAN Rahmat Pramono yang turut hadir dalam pertemuan antara Pence dan Le.

Rahmat menjelaskan, Pence melihat ada perkembangan positif di Semenanjung Korea. Terlebih setelah China mengeluarkan komentar terkait tindakan Korut.

"AS senang atas apa yang pemerintah China lakukan dengan korut," sebut Rahmat di kantor Sektretariat ASEAN di Jakarta pada Kamis 20 April 2017.

Rahmat menyebut, AS kaget atas komentar Tiongkok. Sebab, tindakan itu sama sekali tidak pernah dilakukan negara tersebut.

"Selama ini mungkin gak terbayangkan tapi menurut dia dari hasil engagement mereka ke China, betul-betul China menginginkan pergeseran," ucap Rahmat.

Sebelumnya Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang menegaskan negaranya memperhatikan apa yang dilakukan Korea Utara.

"China memperlihatkan kekhawatiran serius soal kondisi terbaru terkait pembangunan misil nuklir Korut," ucap Lu.

Menurut Lu komitmen China terkait nuklir Korut tetap sama, yaitu mereka menginginkan, kawasan Semenanjung Korea bebas senjata nuklir.

"Kami ingin perdamaian dan stabilitas terus terpelihara. Masalah yang terjadi bisa diselesaikan melalui dialog dan negosiasi," ucap dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya