Liputan6.com, Jakarta Tabir surya merupakan pelindung kulit dari bahaya sinar ultraviolet A dan B. Namun, bukan berarti hanya mengandalkan tabir surya untuk melindungi kulit. Sertai juga dengan perlindungan lainnya seperti menggunakan topi lebar atau pakaian pelindung lain dan kacamata hitam.
"Ya, menggunakan tabir surya itu baik. Namun masih saja kulit menggelap pada beberapa bagian," kata dokter spesialis kulit dari George Washington University Medical Center, Amerika Serikat, Chevy Chase.
Advertisement
Seperti mengutip Prevention, Selasa (18/4/2017) kulit yang menggelap atau terbakar walau pakai tabir surya terjadi karena tidak rata saat mengoleskannya. Bisa juga karena lupa menggunakan kembali tabir surya.
Banyak orang yang tidak mengetahui pemakaian tabir surya perlu dilakukan berulang, sekitar dua jam sekali. Terlebih pada orang yang melakukan aktivitas berenang dan mengeluarkan banyak keringat.
Dokter spesialis kulit dari Los Angeles, Karyn Grossman, juga mengingatkan penting untuk menggunakan kaca mobil yang mampu memblokir sinar UV. Sehingga saat di dalam mobil, kulit bisa terlindungi dari sinar ultarviolet