5 Pemain AC Milan Paling Sukses di Era Berlusconi

Berlusconi cukup sukses ketika memimpin AC Milan.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 April 2017, 10:00 WIB
Silvio Berlusconi (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Setelah memimpin selama 31 tahun, era Silvio Berlusconi di AC Milan berakhir sudah. Tepat pada hari Kamis (13/4/2017), mantan Perdana Menteri Italia itu menyerahkan kepemilikan klub kepada pengusaha asal Tiongkok, Yonghong Li. 

Namun, Berlusconi akan tetap dikenang. Kakek berusia 80 tahun banyak berjasa bagi I Rossoneri. Membeli Milan senilai 40 juta lira pada 10 Februari 1986 dari Giuseppe Farina, ia telah mempersembahkan 29 gelar bagi AC Milan sepanjang masa kepemimpinannya sebagai presiden klub.

Selama kurun waktu tersebut pula, banyak pemain datang dan pergi. Ada yang hanya singgah sejenak, ada pula yang bertahan dalam waktu yang lama hingga pensiun. Ada yang bersinar, dan ada pula yang gagal.

Liputan6.com merangkum lima pemain paling sukses selama era kepemimpinan Berlusconi di Milan.

 


1. Ruud Gullit

Ruud Gullit (AFP)

1. Ruud Gullit

Awal gebrakan Berlusconi di Milan ditandai oleh perekrutan trio Belanda, Ruud Gullit-Van Basten-Rijkaard. Dari trio tersebut, Ruud Gullit termasuk pemain yang paling sukses, baik dalam catatan individual maupun tim.

Ruud Gullit direkrut dari PSV Eindhoven pada musim panas 1987. Ia membela Milan selama enam musim, dan total menyumbang 53 gol dalam 165 penampilan di semua kompetisi.

Berkat sumbangsihnya itu, Ruud Gullit--yang bermain sebagai playmaker--mengantarkan AC Milan menyabet tiga gelar Scudetto (1987–88, 1991–92, 1992–93), tiga gelar Supercoppa Italiana (1988, 1992, 1994), dua Piala Eropa atau sekarang Liga Champions (1988–89 dan 1989–90), dua Piala UEFA Super Cup (1989 dan 1990), dan dua Piala Intercontinental (1989 dan 1990).

Untuk dirinya pribadi, Ruud Gullit sukses meraih trofi Ballon d'Or pada tahun 1987, atau pada musim perdananya membela AC Milan.

 


2. Marco Van Basten

Marco Van Basten (AFP)

2. Marco Van Basten

Komposisi trio Belanda lainnya yang tak kalah sukses di Milan adalah Marco Van Basten. Bahkan, ia merasakan empat kali juara Serie A (1987–88, 1991–92, 1992–93, 1993–94) dan empat kali juara Piala Supercoppa Italia (1988, 1992, 1993, 1994). Selebihnya, ia juga merasakan gelar yang sama dengan Ruud Gullit.

Lanjut Baca:

Gelar yang diraih Van Basten memang lebih banyak dibanding Ruud Gullit karena ia lebih lama bermain bersama I Rossoneri. Tercatat, ia membela Milan sampai pensiun tahun 1995. Pembelian Van Basten pun dilakukan bersamaan dengan Ruud Gullit, yakni pada musim panas 1987. Waktu itu ia direkrut dari Ajax Amsterdam. Selama tujuh musim membela Milan, penyerang yang kini berusia 52 tahun itu mencetak 128 gol dan menyumbang 5 assist dalam 201 penampilan. Selama rentang waktu itu pula, Van Basten sukses menorehkan prestasi pribadi yang luar biasa. Ia meraih gelar Ballon d'Or tiga kali, yakni tahun 1988, 1989, dan 1992.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya