Mengungkap Kasus Novel Baswedan hingga Kawanan Buaya di Mamuju

Kapolri Jenderal Tito Karnavian bentuk tim khusus buru penyiram air keras ke Novel Baswedan. Sementara kawanan buaya hebohkan warga Mamuju.

oleh Liputan6 diperbarui 11 Apr 2017, 18:46 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bentuk tim khusus buru penyiram air keras ke penyidik senior KPK, Novel Baswedan. (Liputan 6 SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk tim khusus guna mengungkap motif penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Termasuk dugaan keterkaitan dengan kasus korupsi proyek E-KTP yang sedang ditanganinya.

Samentara setelah heboh karena seorang pria dimangsa ular piton, kini warga Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan kemunculan kawanan buaya. Warga kerap melihat buaya menampakkan diri ke daratan dan seekor di antaranya kemudian terjaring oleh warga.

Simak tayangan video selengkapnya dalam tautan ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya