5 Pesepak Bola yang Kecanduan Media Sosial

Bermain media sosial untuk pesepak bola sebenarnya bak dua sisi mata pisau. Kenapa demikian?

oleh Liputan6Diterbitkan 29 Maret 2017, 19:30 WIB
Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo (AP Photo/Andrew Medichini)

Liputan6.com, Jakarta - Sekarang, kita hidup di era seseorang tak bisa melepaskan hidupnya dari ponsel, hanya untuk mengecek media sosialnya. Nah, lima pesepak bola di bawah juga ternyata terjangkit kecanduan dengan media sosialnya.

Bermain media sosial untuk pesepak bola sebenarnya bak dua sisi mata pisau. Di satu sisi, bisa menaikkan pamor dan mendekatkan dengan fans, tapi di lainnya bisa jadi serangan balik atas performa buruknya di lapangan.

Suka atau tidak, media sosial telah mengubah dinamika sepak bola. Bahkan tak jarang, pesepak bola jadi sorotan akibat cuitannya di media sosial.

Masih ingat soal cuitan Gerard Pique yang bikin Real Madrid panas? Atau komentar Sergio Ramos yang doakan Barcelona gugur di Liga Champions? Nah semua itu adalah salah satu dinamikanya.

Nah, ada lima pemain yang kecanduan dengan media sosial. Berikut daftarnya dinukil dari Sportskeeda:


Michy Batshuayi

Pemain muda Chelsea, Michy Batshuayi merayakan golnya saat melawan Brentford, Romaine Sawyers pada putaran keempat Piala FA di Stamford Bridge stadium, London (28/1/2017). (AP/Kirsty Wigglesworth)

Batshuayi seperti menghabiskan menit lebih banyak dengan media sosialnya ketimbang bermain untuk Chelsea. Dia telah mencuit sebanyak 2699 kali.

Mungkin, kalau Anda bermain cemerlang dan jadi pemain utama di tim, itu tak masalah. Nah, beda cerita dengan Batshuayi yang cuma bermain 118 menit di Chelsea.

Pemain 23 tahun itu selalu mencuit soal sepak bola, musik, atau bahkan FIFA 17. September lalu, akun EA Sports pernah menyindir Batshuayi dengan menyebut kalau Batshuayi berlatih bagus. Namun dia membalasnya dengan singkat, "*downlading PES*."


Andrey Arshavin

Penyerang Arsenal, Andrey Arshavin merayakan golnya ke gawang Blackburn dalam lanjutan Liga Premier di Emirates Stadium, London, 14 Maret 2009. (AFP PHOTO/Glyn Kirk)

Sebelum Twitter atau Facebook eksis, Arshavin mengatakan setiap hari kegiatannya melalui wawancara. Mantan pemain Arsenal ini lalu tiba-tiba ketagihan media sosial ketika belakangan mulai ramai.

Namun, kini dia eksis dalam menyebarkan blog pribadinya. Topiknya bermacam-macam, mulai dari bir favorit, sampai jenis musi yang disukai.

Dia adalah salah satu pelopor yang bisa merangkul penggermar. Dia sering sekali menjawab pertanyaann pengikutnya di media sosial.


Mario Balotelli

Mario Balotelli (EPA/Sebastian Nogier)

Sebagai anak nakal di sepak bola, Balotelli tak pernah malu mengungkapkan pemikirannya melalui Media Sosial. Masih ingat, kala dia mencuitkan "Man Utd... LOL."? Bahkan, cuitannya itu sampai di-retweets sampai 245 ribu.

Hal ini berawal dari kekalahan United 3-5 dari Leicester City. Pria asal Italia itu juga sering sekali dihukum akibat cuitannya.

Terakhir kali Balo menyindir di media sosial, adalah kala menyerang legenda Liverpool, Jamie Carragher. Bahkan, dibalas Carragher dengan lebih parah. Dia dianggap sebagai pemain terburuk Liverpool.

Lanjut Baca:

Dianggap sebagai Pele selanjutnya, Neymar memang cemerlang di lapangan. Tapi, ternyata dia juga cukup aktif di media sosial.Neymar sendiri punya 70 juta pengikut di Instagram, 59 juta fans di FB, dan 27 juta pengikut di Twitter. Neymar memang kecanduan di medsos, bahkan jika dirata-ratakan, pemain Brasil ini memosting 24 kali sehari.Selain itu, Neymar juga menjadi pemain yang mengubah aktivitas di media sosial jadi alat pemasaran. Dia tak hanya promosikan dirinya, tetapi berbagai program amal.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya