Liputan6.com, Mandailing Natal: Puluhan kendaraan terjebak kemacetan di jalur lintas propinsi di Desa Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kemacetan diakibatkan sebuah truk masuk ke lobang badan jalan yang rusak parah, sejak Jumat (23/07) kemarin. Truk bermuatan barang dagangan terjebak di lobang badan jalan sedalam 70 centi meter dan mengakibatkan kemacetan sepanjang delapan kilo meter.
Hanya kendaraan roda dua saja yang bisa lewat jalan, meskipun harus extra hati hati karena badan jalan yang berlumpur dan badan truk yang tepat berada di tengah jalan. Para pelajar juga terlambat masuk sekolah karena kendaraan yang mereka tumpangi tidak bisa lewat, sehingga mereka terpaksa berjalan kaki sejauh dua kilo meter menuju sekolahan.
Kemacetan di jalur lintas propinsi ini memang kerap terjadi, banyaknya badan jalan yang berlobang kerap kali membuat truk terjebak dan mengakibatkan kemacetan. Ironisnya, jalan ini merupakan jalan satu satunya yang bisa dilintasi menuju tujuh kecamatan di Mandailing Natal. Belum ada niatan dari pemerintah setempat untuk memperbaiki jalan, meski musim mudik sudah di depan mata.(CHR/AYB)
Hanya kendaraan roda dua saja yang bisa lewat jalan, meskipun harus extra hati hati karena badan jalan yang berlumpur dan badan truk yang tepat berada di tengah jalan. Para pelajar juga terlambat masuk sekolah karena kendaraan yang mereka tumpangi tidak bisa lewat, sehingga mereka terpaksa berjalan kaki sejauh dua kilo meter menuju sekolahan.
Kemacetan di jalur lintas propinsi ini memang kerap terjadi, banyaknya badan jalan yang berlobang kerap kali membuat truk terjebak dan mengakibatkan kemacetan. Ironisnya, jalan ini merupakan jalan satu satunya yang bisa dilintasi menuju tujuh kecamatan di Mandailing Natal. Belum ada niatan dari pemerintah setempat untuk memperbaiki jalan, meski musim mudik sudah di depan mata.(CHR/AYB)