Khanaan, dari Batik hingga Desainer Modest Wear Paling Dicari

Ini perjalanan desainer Khanaan Shamlan dari mengembangkan batik hingga menjadi desainer modest wear paling dicari.

oleh Unoviana Kartika Setia diperbarui 28 Feb 2017, 11:00 WIB
Khanaan Shamlan, desainer mode, pemilik brand modest wear Khanaan. Foto: Liputan6.com/Zulfikar

Liputan6.com, Jakarta Desainer Khanaan Shamlan kini lebih dikenal sebagai perancang busana modest wear. Dalam setiap karyanya, ia mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia dengan memberikan sentuhan batik dalam setiap karyanya.

Namun, siapa yang menduga wanita kelahiran Pekalongan pada tahun 1990 ini pernah mengubah garis desainnya? Sebelumnya, Khanaan justru lebih banyak merancang busana dengan potongan yang cukup terbuka.

"Tadinya rancangan aku bukan modest wear. Namun karena pada 2013 aku memutuskan untuk berhijab, customer menuntut untuk lebih tertutup. Garis tangan rancangan aku menjadi lebih tertutup dan covering, dikenal dengan modest," tutur Khanaan dalam wawancara eksklusif dengan Liputan6.com di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Setelah menjadi modest wear, brand Khanaan justru menjadi semakin unik. Sebab, Khanaan menawarkan modest wear dengan sentuhan batik yang belum banyak diproduksi oleh merek lainnya.

"Itulah yang membedakan desain Khanaan dengan brand lainnya, karena membawa visi membuat batik lebih diterima masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional," tutur wanita 26 tahun ini.

Perjalanan Khanaan untuk membesarkan lini fashion-nya pun tidak mudah. Sebagai desainer muda yang baru memulai karier pada 2009, tantangan terbesar adalah bagaimana cara membentuk pasar. 

Khanaan Shamlan, desainer mode, pemilik brand modest wear Khanaan. Foto: Liputan6.com/Zulfikar

Saat Khanaan menawarkan rancangannya ke pasar, ia belum tahu seperti apa selera konsumen. Maka, ia mulai mengenalkan rancangannya dengan banyak mengikuti pameran.

 

Khanaan Shamlan, desainer mode, pemilik brand modest wear Khanaan. Foto: Liputan6.com/Zulfikar

"Aku tawarkan dari pameran satu ke pameran lainnya untuk memasarkan produk. Kemudian, aku jadi tahu pasar maunya seperti apa, apa yang harus aku desain, bagaimana idealisme aku bisa masuk ke pasar. Dari situ mulai terbentuk pasar," ucap Khanaan.

Kini rancangan Khanaan pun dapat dijumpai di lima department store di Jakarta. Ia juga memiliki butik di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya