Warga Perbatasan RI-PNG Serahkan Senjata Api

Senjata itu diserahkan warga perbatasan RI-Papua Nugini ke Komandan Peleton Kesehatan Yonif Mekanis 413/Bremoro Lettu CKM Ismail Marzuki.

oleh Liputan6 diperbarui 24 Feb 2017, 02:19 WIB
Ilustrasi Perbatasan RI-PNG

Liputan6.com, Merauke - Warga di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua menyerahkan senjata api rakitan kepada Satgas Batalion Infanteri Mekanis 413/Bremoro. Kali ini, yang menyerahkan senjata api itu adalah seorang ibu rumah tangga.

Komandan Satgas Yonif Mekanis 413/Bremoro Mayor Inf Arif Munawar mengatakan senjata itu diserahkan pada Minggu 19 Februari 2017. Ini merupakan penyerahan senjata yang kedua kalinya selama 2017.

"Anggota kami mendatangi rumahnya lalu diserahkan dengan baik-baik dan tanpa paksaan," kata Arif Munawar, seperti dilansir Antara, Kamis (23/2/2017).

Menurut dia, penyerahan senjata api milik warga perbatasan Distrik Kombut tersebut merupakan ucapan terima kasih karena TNI membantu masyarakat di bidang keamanan dan kesehatan.

"Karena merasa nyaman dengan kehadiran TNI AD, sehingga dia menyerahkan senjata rakitan peninggalan suaminya," ujar Arif.

Dia mengatakan senjata itu diserahkan kepada Komandan Peleton Kesehatan Yonif Mekanis 413/Bremoro Lettu CKM Ismail Marzuki.

Selain menjalankan tugas pengamanan, saat berada di sana pihaknya menyelenggarakan kegiatan sosial lainnya seperti perawatan Jalan Santo Nicholaus.

"Jalan itu sudah diresmikan 18 Februari lalu," kata Arif.

Sebelumnya, Yakobus seorang warga perbatasan di distrik yang sama juga menyerahkan satu senjata api rakitan kepada Satgas Pamtas Batalion Infanteri Mekanis 413/Bremoro.

Senjata api itu diserahkan kepada Komandan Regu 2 Pengawal Taktis Yonif 413 Sersan Dua PD Yohanes.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya