Korban Tewas Tabrakan Bus Pariwisata Bertambah

Korban tabrakan dua bus Pariwisata di Nganjuk, Jatim, bertambah menjadi tiga orang. Sopir Bus Karya Jasa akhirnya meninggal saat dirawat di rumah sakit.

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Juli 2010, 15:09 WIB
Liputan6.com, Nganjuk: Korban tewas akibat tabrakan dua bus pariwisata di Nganjuk, Jawa Timur, Ahad (11/7), bertambah satu orang. Dengan demikian korban meninggal dalam kecelakaan itu menjadi tiga orang. Korban terakhir adalah Suwardiono, sopir bus Karya Jasa. Ia meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk.

Sesaat setelah kecelakaan, tubuh Suwardiono sempat terjepit badan bus. Dibutuhkan waktu empat jam untuk mengevakuasinya karena kaki warga Bantul ini terjepit sehingga sulit dikeluarkan.

Selain Suwardiono, dua korban lainnya adalah Luman Hakim, Kepala Kantor Pengadilan Agama Jombang, penumpang Bus Barokah, serta Ema Umiati, istri Kepala UPTD Dispora Kebumen, Jateng [baca: Dua Orang Tewas dalam Tabrakan Bus].

Sementara itu dari 17 orang korban luka, lima di antaranya harus menjalani rawat inap. Tiga orang di RSUD Nganjuk, yakni Mugiono, kernet Bus Barokah, Ida Purwati, dan Amilia Nurhaini. Sedangkan dua orang lainya dirawat di RS Bhayangkara, yaitu Sumarsih dan Sulistiani warga Kediri.

Siang tadi arus lalu lintas di lokasi kejadian mulai lancar setelah sebelumnya macet hingga 10 kilometer. Bangkai Bus Karya Jaya sudah dibawa ke Mapolres Nganjuk. Sedangkan Bus Barokah masih berada di tepi jalan dan menjadi tontonan warga sekitar.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya