Jalur Puncak Kembali Longsor, Pengendara Diimbau Hati-Hati

Jalur menuju Cianjur maupun Jakarta, sempat ditutup sementara karena proses pembersihan tanah selesai.

oleh Achmad Sudarno diperbarui 12 Feb 2017, 13:15 WIB
Longsor kembali terjadi di Puncak Bogor, Minggu pagi ini (Achmad Sudarno/Liputan6.com)

Liputan6.com, Bogor - Warga yang hendak berlibur ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diimbau berhati-hati karena keberadaan jalur tersebut rawan longsor.

Dalam dua hari terakhir ini telah terjadi tanah longsor di jalur Puncak akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bogor dan Puncak sejak tiga hari terakhir.

Pada Sabtu 11 Februari siang, tanah longsor terjadi di kawasan Riung Gunung. Longsor menyebabkan badan jalan tergerus.

Kemudian Minggu (12/2/2010) pagi, longsor kembali terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Bogor. Akibat longsor tebing setinggi lima meter menyebabkan sebagian badan jalan tertimbun material tanah.

Kepolisian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah membersihkan tanah di lokasi longsoran dengan menggunakan alat berat.

Jalur menuju Cianjur maupun Jakarta, sempat ditutup sementara karena proses pembersihan tanah selesai. Penutupan jalan tersebut sempat membuat jalur Puncak macet dari kedua arah.

"Saat ini pembersihan tanah longsor sudah selesai, arus lalu lintas kembali berjalan normal," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama, Minggu (12/2/2017).

Hasby mengimbau warga yang hendak berlibur ke kawasan Puncak, untuk berhati-hati karena keberadaan jalur Puncak rawan longsor.

Karena secara geografis kawasan Puncak merupakan daerah perbukitan dengan kontur tanah yang labil ditambah curah hujan tinggi dan turun secara terus menerus, sehingga rawan terjadi longsor.

"Apalagi ini musim penghujan. Ada beberapa lokasi yang rawan longsor. Kami imbau para pengendara berhati-hati," kata Hasbi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya