KOLOM: AC Milan Tak Butuh Mancini

AC Milan meraih kemenangan dramatis lawan Bologna, Mancini tampak di bangku penonton Renato Dall'ara.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Februari 2017, 08:00 WIB
kolom Bola Asep Ginanjar (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Masa sulit tengah dialami AC Milan. Dalam lima pertandingan beruntun, anak-anak asuh Vincenzo Montella hanya sanggup meraup satu poin. Ini krisis yang tak bisa dipandang sebelah mata. Bila ditarik lebih jauh, dalam tujuh laga, Gianluigi Donnarumma dkk. hanya mengemas lima poin. Hasil lebih buruk dari itu, empat poin dari tujuh pertandingan, diperoleh pada Mei 1998 ketika ditangani Fabio Capello.

Di Renato Dall'Ara, kandang Bologna, Kamis (9/2/2017) dinihari WIB, nasib buruk AC Milan sepertinya akan berlanjut. Baru setengah jam laga berlangsung, Alessio Romagnoli harus digantikan Cristian Zapata. Tujuh menit kemudian, Gabriel Paletta diusir wasit Daniele Doveri karena memperoleh kartu kuning kedua. Pada babak kedua, dua kartu kuning dalam tempo enam menit membuat Juraj Kucka menyusul Paletta. Milan pun harus bermain dengan sembilan pemain dalam 30 menit terakhir pertandingan.

Toh, mendung bukan berarti hujan. Rangkaian insiden buruk itu justru berujung manis. Memasuki menit ke-89, Gerard Deulofeu menyisir sisi kiri pertahanan Bologna. Pemain pinjaman dari Everton itu menusuk ke dalam, lalu melepas umpan ke mulut gawang. Bola yang meluncur di antara kedua kaki bek Emil Krafth lantas disambar Mario Pasalic yang datang tanpa kawalan. Dia dengan mudah meneruskan bola ke gawang Angelo Da Costa.

Satu gol itu bak sinar mentari yang mengakhiri hujan badai. Namun, Montella belum bisa bernapas lega. Cedera Romagnoli dan Andrea Poli serta kartu merah Paletta dan Kucka adalah sebabnya. Dia harus memutar otak lebih keras dalam menyiasati keterbatasan jumlah pemain untuk laga berikutnya menghadapi Lazio yang akhir pekan lalu menghajar Pescara 6-2. Bisa jadi kemenangan di Renato Dall'Ara itu hanya semburat mentari sesaat.

Vincenzo Montella puas dengan penampilan AC Milan meskipun tersingkir dari Coppa Italia. (AFP - Giuseppe Cacace)

Lanjut Baca:

Hal yang membuat eks allenatore Fiorentina dan Sampdoria itu lebih waswas adalah kehadiran Roberto Mancini di tribun Renato Dall'Ara. Sebenarnya itu bisa dimaklumi karena Bologna adalah eks klub Mancini. Bersama I Rossoblu pula Mancini melakukan debut di Serie-A. Namun, kehadirannya menyedot perhatian karena rumor yang mengaitkannya dengan Milan. Seperti dilansir Corierre dello Sport beberapa hari lalu, [Mancini](2849632 "") sudah didekati Marco Fassone dan Massimiliano Mirabelli untuk menjadi pengganti Montella. Bila konsorsium asal Tiongkok, Sino Europe, resmi mengambil alih kepemilikan I Rossoneri, Fassone adalah sosok yang akan mengambil alih posisi chief executive, sedangkan Mirabelli merupakan calon direktur olahraga.Fassone dan Mirabelli sangat mengenal Mancini. Mereka pernah bekerja sama dengan eks manajer Manchester City itu di Internazionale. Keduanya bahkan disebut-sebut sebagai pengagum berat Mancini. Tak heran bila rumor rencana penggantian Montella langsung bergaung kencang. Begitu proses take over selesai, bisa jadi Montella seketika didepak dari kursi pelatih.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya