5 Museum Pesepak Bola Dunia, Ada Ronaldo

Ronaldo memiliki museum dengan nama Museu CR7 di Mandeira, Portugal.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 08 Februari 2017, 08:12 WIB
Cristiano Ronaldo foto bareng dengan patung lilin dirinya di museum pribadinya di Madeira, Portugal.

Liputan6.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo merekam semua jejak karier sepak bola profesional dalam sebuah museum pribadi. Museum yang terletak di Funchal, Mandeira, Portugal itu dibuka pada 15 Desember 2013 lalu.

Bukan tanpa alasan Ronaldo memilih Mandeira sebagai lokasi museum pribadinya. Sebab, di kota tersebut megabintang Real Madrid ini mulai belajar mengolah si kulit bundar.

Museum yang dinamakan Museu CR7 itu memajang jersey, foto, dan berbagai memorabilia sejak Ronaldo kecil hingga menjadi pesepak bola hebat. Selain itu, empat bola emas yang dimenangkan Ronaldo dalam ajang Ballon d'Or juga dipajang di museum ini.

Selain Ronaldo, ada sejumlah pesepak bola lainnya yang dibuatkan museum. Siapa saja mereka? Berikut lima musim pesepak bola dunia seperti dilansir Sportkeeda:


5. Museum Lionel Messi

Lionel Messi tengah melihat sejumlah trofi yang telah dimenangkannya di Museo Adidas & Messi, Barcelona. (pics4world.com)

Produsen sepatu asal Jerman, Adidah, membuka sebuah museum mini di museum Barcelona. Museum yang dinamai Museo Adidas & Messi ini berisikan semua barang yang berkaitan dengan Messi, mulai dari jersey hingga sepatu.

Selain itu, di museum juga terdapat lima trofi Ballon d'Or dan dua sepatu emas yang dimenangkan Messi. Ada enam etalase khusus untuk menampung penghargaan-penghargaan yang sudah diraih pemain berjuluk La Pulga itu.

Selain trofi, disediakan pula dua meja yang diisi televisi. Pada layar televisi, pengunjung bisa melihat setiap gol yang dicetak Messi bersama Barcelona. Tak hanya itu, mereka juga bisa memberikan suara untuk memilih gol terbaik yang dibuat Messi.


4. Museum Johan Cruyff

Salah satu koleksi Johan Cruyff yang dipajang di Museum Johan Cruyff di distrik El Born, Barcelona. (sokkaa.com)

Johan Cruyff merupakan legenda Barcelona. Dia membantu klub Catalan ini memenangkan gelar pertama Liga Spanyol pada 1974. Setelah itu, Cruyff membantu Barcelona memenangkan trofi Liga Champions pertama pada 1992 saat menjadi pelatih.

Ketika melatih Barcelona, Cruyff melahirkan sejumlah pesepak bola top dunia, seperti Ronald Koeman (manajer Everton), Pep Guardiola (manajer Manchester City), dan Luis Enrique (pelatih Barcelona). Cruyff yang mengenalkan sepak bola Tiki Taka di Barcelona, sistem yang masih digunakan hingga saat ini.

Atas jasanya itu, Cruyff dibuatkan museum yang terletak di distrik El Born, Barcelona. Museum itu berisikan jersey, trofi, sepatu, kontrak, dan pakaian santai milik Cruyff.

Lanjut Baca:

Alberto Perez mengubah bekas rumah Diego Maradona menjadi museum. Rumah yang terletak di Buenos Aries, Argentina, itu pernah ditempai Maradona antara 1978 dan 1980. Lebih dari 2.000 benda pribadi Maradona yang dipamerkan di mesuem tersebut, termasuk sepatu bola tuanya serta beberapa foto-foto lama. Maradona memulai karier sepak bolanya di Argentinos Juniors pada 1978-81. Setelah itu, ia bermain untuk Boca Junior dan klub raksasa Spanyol, Barcelona, dan klub Italia, Napoli. Pemain yang dikenal dengan gol tangan Tuhan itu membawa Argentina memenangkan trofi Piala Dunia 1986. Maradona juga memenangkan sejumlah trofi Copa America dengan Selecao (julukan Timnas Argentina). "Kami mengangkat Diego di Argentinos Junior... Kita tak bisa melupakan apa yang Diego dberikan untuk klub dan lingkungan. Di tingkat dunia, mereka tahu kami karena dia," kata Perez, yang merupakan seorang kolektor, bangga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya