Liputan6.com, Tapanuli Tengah: Warga Tapian Nauli, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, hingga Sabtu (3/7) malam, masih memblokade jalan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin. Aksi ini akan terus dilakukan sampai ganti rugi atas lahan mereka yang dijadikan jalan lintas diganti rugi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bahkan, warga mengancam akan menginap dilokasi. Meski hanya makan ubi dan singkong rebus serta mi instan, mereka tetap sabar dan bertahan sampai tuntutan dikabulkan.
Permasalahan warga dengan pemerintah dan PLTU sudah berlangsung sejak 2001 silam. Mereka berharap, pemerintah segera memberi ganti rugi. Hingga kini, baik pihak PLTU maupun pemerintah belum memberi tanggapan atas tuntutan warga.(BOG)
Bahkan, warga mengancam akan menginap dilokasi. Meski hanya makan ubi dan singkong rebus serta mi instan, mereka tetap sabar dan bertahan sampai tuntutan dikabulkan.
Permasalahan warga dengan pemerintah dan PLTU sudah berlangsung sejak 2001 silam. Mereka berharap, pemerintah segera memberi ganti rugi. Hingga kini, baik pihak PLTU maupun pemerintah belum memberi tanggapan atas tuntutan warga.(BOG)