Liputan6.com, Roma - AC Milan menjadi salah satu klub raksasa Italia yang belakangan gemar mengembangkan bakat pemain muda Italia. Tercatat tujuh pemuda lokal masuk tim inti I Rossoneri.
Namun, bukan hanya pemain muda saja yang mereka kembangkan. Segelintir pemain veteran juga dipertahankan. Selain bisa memberi contoh bagi pemain muda, para senior merupakan jantung kekuatan bagi masing-masing tim.
Advertisement
Seperti yang berlaku di Juventus. Ada Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, Claudio Marchisio, dan Leonardo Bonucci di sana. Total, seiring masuknya pemain junior, Nyonya Tua sudah memiliki 17 pemain Italia di skuad mereka.
Terakhir, Inter Milan pun tak mau ketinggalan. Pelatih Inter Stefano Pioli menyadari kekuatan tim Italia datang dari talenta dalam negeri. Mereka pun memulai rencana mengoleksi bakat lokal dengan memboyong Roberto Gagliardini dari Atalanta.
Nyatanya, geliat klub Liga Italia mengoleksi pemain Italia ini bukan hanya dilakoni nama besar saja. Tim-tim kecil kecil pun melakukannya. Dengan keterbatasan modal untuk berbelanja pemain, mereka pada akhirnya lebih memilih mengembangkan bakat talenta asli binaan akademi.
Bahkan tak disangka, tim yang paling banyak memiliki pemain Italia bukan para raksasa seperti Inter Milan atau Juventus. Melainkan tim kurcaci yang dari musim ke musim hanya bisa berkutat di papan tengah kalau bukan di dasar klasemen.
Berikut lima tim Liga Italia musim 2016-2017 yang paling banyak memiliki pemain lokal, seperti dikutip dari World Football:
Sassuolo
Sassuolo menjadi klub dengan pemain pribumi paling banyak. Tim asuhan Eusebio di Fransisco itu memiliki 28 pemain Italia dari total 35 nama yang ada di skuad pada musim 2016-2017.
Dengan kata lain, Sassulo hanya memiliki tujuh pemain asing di skuad mereka. Dalam daftar penyerang, misalnya, mereka punya Gregoire Defrel, yang berasal dari Prancis. Sedangkan empat kiper yang ada seluruhnya asli Italia.