Panglima Gatot Minta TNI AU Jujur Evaluasi Alutsista

Gatot meminta TNI Angkatan Udara mengevaluasi alutsista secara jujur, terutama berkenaan dengan pesawat tempur maupun pesawat pasukan.

oleh Liputan6 diperbarui 21 Jan 2017, 06:19 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan) menyerahkan pataka TNI AU ke Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (20/1). Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggantikan Agus Supriatna‎ sebagai KSAU. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta TNI Angkatan Udara (AU) berani secara jujur mengevaluasi kekuatan, terutama yang berkaitan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

"Apalagi sebelumnya kita ketahui bersama, dalam kurun waktu terakhir ini kita masih menemui peristiwa kecelakaan TNI," kata dia.

Hal itu disampaikan Panglima TNI saat memimpin serah terima jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Agus Supriatna ke Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat 20 Januari 2017.

Gatot meminta TNI AU mengevaluasi alutsista secara jujur, terutama berkenaan dengan pesawat tempur maupun pesawat pasukan.

"Supaya tidak terus terjadi kecelakaan sebagaimana terjadi akhir-akhir ini," ujar dia, seperti dikutip dari Antara.

Panglima TNI juga meminta TNI AU menjaga dan mempertahankan wilayah udara Indonesia di tengah tantangan dan ancaman terhadap wilayah udara yang cukup kompleks seiring dengan globalisasi dan perkembangan cepat teknologi.

"Serah terima jabatan dalam era kompetisi global, tantangan akan semakin dinamis, terutama kompetisi wilayah udara. TNI AU dituntut untuk profesional dan menjadi prajurit andal. Sebagai poros maritim dunia, dirgantara sebagai wadah penting nasional. Dirgantara harus dipertahankan dan diamankan," kata Gatot.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya