Perjalanan Dua Dekade Si Bungsu Oon Project Pop

Oon Project Pop sebelumnya pernah ingin hengkang dari kelompok yang telah membesarkan namanya ini.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 13 Januari 2017, 11:00 WIB
Oon Project Pop sebelumnya pernah ingin hengkang dari kelompok yang telah membesarkan namanya ini.

Liputan6.com, Jakarta Awal keterlibatan Muhammad Fachroni—yang kini lebih dikenal sebagai Oon Project Pop—dalam dunia hiburan, berawal dari keinginan Iszur Muchtar dkk untuk meremajakan P-Project.

Jadilah, pada 1996 Project Pop terbentuk. Kelompok ini beranggotakan para mahasiswa tingkat akhir dari Universitas Katholik Parahyangan, yakni Hilman—yang hanya bertahan sebentar di grup ini—Yosi, Udjo, Odie, Tika Panggabean, dan Oon. Bergabung pula Gugum yang merupakan almamater Universitas Padjadjaran.

liputan6.com

Album pertama mereka yang muncul di tahun berdirinya kelompok ini, Lumpia Vs Bakpia, langsung menarik perhatian publik. Berbeda dengan para seniornya yang lebih dikenal lewat parodi lagu-lagu populer, Project Pop percaya diri dengan materi asli yang mereka gubah sendiri. Namun napas musik mereka tetap sama, yakni komedi.

Kesuksesan ini ternyata bertahan hingga dua dekade dan sepuluh album berikutnya. Sejumlah single Project Pop seperti "Dangdut Is The Music of My Country", "Tu. Wa. Ga. Pat", dan "Ingatlah Hari Ini", terus melekat dalam ingatan publik.

Namun, dalam peluncuran album terakhir Project Pop, Move On Lagi, tersibak satu cerita dari Oon Project Pop yang belum pernah ia ceritakan sebelumnya. "Si bungsu" dalam kelompok Project Pop ini, ternyata pernah ingin hengkang dari kelompok yang telah membesarkan namanya ini.

Project Pop berpose usai jumpa pres, Jakarta, Senin (9/5). Rencananya mereka akan menggelar konser mini peryaan 20 tahun berkarya di Soehanna Hall The Energy Building, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada 20 Mel 2016. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Lanjut Baca:

Kejadiannya, adalah saat krisis moneter menghantam Indonesia pada 1998. Penyebabnya, Oon Project Pop sempat gamang dengan masa depannya di kelompok ini. "Tahun 98 ada krismon, terus saat itu kepikiran untuk cari kerja. Soalnya pas saat itu berbarengan keluar album kedua. Saya pikir kalau albumnya enggak laku ya saya keluar dan cari kerja," ungkap Oon dalam acara launching album Move On Lagi pada Februari 2015, seperti diwartakan oleh Bintang.com. Namun Oon lantas memantapkan hati untuk terus berjalan bersama Project Pop. Tak hanya itu, ia dengan bulat memutuskan untuk berkarier di dunia hiburan, tak hanya sekadar untuk mengejar status. "Akhirnya kami menganggap ini adalah karier kami bukan masalah status sebagai anak band atau artis," kata Oon Project Pop kala itu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya