Menangkap Ikan dengan Janur

Janur kuning adalah simbol dari leluhur. Artinya, jika melihat janur, ikan akan masuk ke dalam lingkaran janur. Konon, tradisi ini lahir akibat tsunami.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Mei 2010, 08:37 WIB
Liputan6.com, Talaud: Ada pemandangan unik di Pulau Intata, Talaud, Sulawesi Utara, baru-baru ini. Ribuan warga di sana beramai-ramai menangkap ikan dari pinggir pantai. Uniknya, mereka menangkap ikan dengan menggunakan janur kuning atau yang biasa disebut manee-e atau kebersamaan di laut.

Tradisi manee-e biasanya dilakukan setiap bulan Mei. Prosesinya diawali ketika para tokoh adat dan warga bersama-sama merangkai janur kuning. Setelah itu, janur kuning dilepas ke laut sepanjang 3.400 meter.

Usai dilepas, warga kemudian menarik janur kuning ke pinggir pantai. Sejumlah turis mancanegara terlibat dalam prosesi menarik janur. Setelah membentuk lingkaran, berbagai macam ikan pun mulai berdatangan. Baru kemudian ribuan warga berebut menangkap ikan yang sudah ada di tepi pantai.

Konon tradisi manee-e ini berawal dari bencana tsunami pada abad 17. Karena trauma tsunami, mereka kemudian melakukan ritual manee-e di laut. Warga berharap ikan di laut berdatangan ke pantai. Janur kuning adalah simbol dari leluhur. Artinya, jika melihat janur kuning, ikan-ikan akan masuk ke dalam lingkaran janur.(ULF)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya