Ricuh, Beneamata Kuasai Roma

Inter Milan membuka kesempatan meraih treble winners. Diwarnai kericuhan, Coppa Italia menjadi gelar perdana Inter musim ini setelah menundukkan AS Roma dengan skor 1-0 langsung di Stadio Olimpico, Roma.

oleh Liputan6Diterbitkan 06 Mei 2010, 03:43 WIB
Liputan6.com, Roma: Inter Milan membuka peluang meraih treble winners. Coppa Italia menjadi gelar pembuka Inter di musim ini setelah mengalahkan AS Roma 1-0 langsung, Rabu (5/5) atau Kamis dini hari WIB. Gol penentu kemenangan Nerazzurri dibukukan Diego “The Prince” Milito.

Jose Mourinho dengan berani menurunkan formasi menyerang. Wesley Sneijder yang dikabarkan cedera ternyata masuk dalam starting line-up. Mourinho melakukan perubahan di posisi palang pintu. Dari kubu Roma, Claudio Ranieri mencadangkan Francesco Totti. Claudio Pizarro diplot sebagai pengatur serangan.

Babak pertama dimulai, kedua kesebalasan bermain ngotot. Tensi pertandingan tinggi dibumbui tekel-tekel keras. Baru enam menit berjalan Sneijder tidak bisa melanjutkan permainan akibat cederanya kambuh. Roma yang diuntungkan karena seolah bermain di kandang memiliki peluang memimpin lebih dulu. Sayang peluang di depan Luca Toni dipatahkan Julio Cesar yang dengan brilian memotong umpan matang Rodrigo Taddei.

Ivan Cordoba menjadi korbannya. Bek internasional Kolombia itu harus digantikan karena cedera. Gol kemenanangan Inter tercipta lima menit sebelum babak pertama usai. Serangan balik Inter diselesaikan aksi individu Milito yang tidak terlepas dari lemahnya penjagaan lini belakang Roma. Di sisa waktu babak pertama, Gialorossi tidak berhasil menyamakan kedudukan.

Di babak kedua Ranieri melakukan perubahan dengan memasukkan Totti. Marco Motta pun masuk untuk menggantikan Nicolas Burdisso yang sering emosi dan sudah mengantongi kartu kuning. Roma tampil agresif dan kerap kali menginvasi pertahanan La Beneamata.

Roma punya peluang emas di menit ke-54. Mendapatkan bola pantulan dari aksi penyelamatan Julio Cesar yang menggagalkan tendangan bebas keras dari Totti, sundulan Juan tipis menerpa mistar bagian atas. Tiga menit kemudian Inter, melalui Balotelli, gagal menambah keunggulan.

Giallorossi terus berusaha menyetarakan keunggulan. Di antaranya tendangan bebas John Arne Riise yang melebar. Peluang lebih menjanjikan diperoleh Mirko Vucinic, tapi striker asal Montenegro ini menyia-nyiakannya ketika tendangannya melenceng
Lanjut Baca:

. Para pemain Roma mulai frustasi. Totti terpancing emosi dua menit sebelum waktu normal berakhir. Tampak dengan sengaja sang kapten menendang Balotelli dari belakang. Ulah tidak terpuji Er Purpone berbuah kartu kuning kedua. Kans Roma untuk memaksakan babak perpanjangan waktu pun kian tipis. Setelah peluit akhir berbunyi Taddei melakukan pelanggaran bodoh yang memicu kemarahan Sulley Ali Muntari. Kedua kubu bersitegang, tapi Inter yang sudah mamastikan gelar juara lebih dingin. Drama final diwarnai masuknya seorang Romanisti yang mencoba memukul pemain Inter. Niatnya itu digagalkan pihak keamanan. Koleksi trofi Coppa Italia yang dimiliki Inter pun bertambah jadi enam buah. Inter juga berpeluang menyandingkannya dengan titel Serie A dan Liga Champions. Roma pun gagal menorehkan rekor peraih gelar Coppa Italia terbanyak dengan 10 trofi.Susunan pemain:Inter: Julio Cesar; Zanetti, Materazzi (kk), Cordoba (Samuel 39 (kk)), Chivu (kk); Cambiasso; Maicon, Sneijder (Balotelli 6) (Muntari 92), Thiago Motta, Eto’o (kk); Milito.Roma: Julio Sergio; Burdisso (kk) (Motta 46), Mexes, Juan, Riise; Pizarro (kk) (Totti 46(kk, km)), De Rossi; Taddei, Perrotta, Vucinic; Toni (Menez 62).Wasit: Nicola Rizzoli. (DIM)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya