Liputan6.com, Samosir: Warga Desa Sabulan dan Buntu Mauli, Sitio-tio, Sumatra Utara, Sabtu (1/5), bergotong royong menyingkirkan batu dan lumpur dengan peralatan seadanya. Mereka mencari empat warga yang tersapu banjir dan longsor Kamis lalu. Tim SAR memang sudah dikerahkan ke lokasi, namun tanpa alat berat upaya pencarian dipastikan akan berjalan lamban.
Kendati hingga hari kedua peralatan berat belum bisa didatangkan ke lokasi bencana, Bupati Samosir menolak jika disebut kurang peduli terhadap penderitaan warganya. Pembersihan batu dan material longsor itu dirasakan mendesak karena dikhawatirkan bisa menerjang permukiman warga lagi bila terjadi banjir susulan. Apalagi curah hujan masih kerap mengguyur di wilayah tersebut. Alasan ini pula yang membuat sebagian warga yang rumahnya selamat memilih tinggal di tenda-tenda darurat.(IAN)
Kendati hingga hari kedua peralatan berat belum bisa didatangkan ke lokasi bencana, Bupati Samosir menolak jika disebut kurang peduli terhadap penderitaan warganya. Pembersihan batu dan material longsor itu dirasakan mendesak karena dikhawatirkan bisa menerjang permukiman warga lagi bila terjadi banjir susulan. Apalagi curah hujan masih kerap mengguyur di wilayah tersebut. Alasan ini pula yang membuat sebagian warga yang rumahnya selamat memilih tinggal di tenda-tenda darurat.(IAN)