Liputan6.com, Liverpool: Satu partai penting jika ingin merengkuh trofi Liga Premier harus dilalui Chelsea. Anfield tak pelak lagi merupakan kunci dari berhasil tidaknya Chelsea mengulang prestasi empat tahun lalu, menjuarai Liga Premier.
Liverpool boleh jadi lebih memusuhi Manchester United, tapi tidak akan memberi tiga poin ke Chelsea secara cuma-cuma, Minggu (2/5). Itulah yang digarisbawahi Steven Gerrard. Skipper Liverpool itu menegaskan timnya akan berusaha keras mengalahkan The Blues, walaupun secara tidak langsung memuluskan MU menjuarai Liga Premier empat tahun berturut-turut.
Liverpool berada dalam situasi yang tidak menguntungkan. Memenangkan dua pertandingan sisa saja belum tentu menjamin mereka merengkuh tiket Liga Champions. Tapi buat Gerrard tidak ada salahnya berusaha, sambil berharap para pesaing akan terjungkal.
“Kami punya dua pertandingan dan ingin meraih poin maksimal dan kita lihat saja apakah ada jalan belakang menuju Liga Champions,” tutur Gerrard. “Jika bisa meraih poin penuh—dari Chelsea dan Hull City, siapa tahu tim-tim yang di atas kami terpeleset. Kami hanya ingin menjaga persaingan.”
Liverpool boleh saja membenci MU, tapi Gerrard tidak rela Everton berhasil finis di atas mereka. Pendapat Gerrard sejatinya terlalu berlebihan karena Liverpool unggul lima poin dari rival sekotanya itu. Yang lebih mengkhawatirkan fans The Reds yakni keberhasilan MU menjuarai liga untuk ke-19 kalinya—satu gelar lebih banyak dibanding Liverpool.(DIM/The Sun)
Liverpool boleh jadi lebih memusuhi Manchester United, tapi tidak akan memberi tiga poin ke Chelsea secara cuma-cuma, Minggu (2/5). Itulah yang digarisbawahi Steven Gerrard. Skipper Liverpool itu menegaskan timnya akan berusaha keras mengalahkan The Blues, walaupun secara tidak langsung memuluskan MU menjuarai Liga Premier empat tahun berturut-turut.
Liverpool berada dalam situasi yang tidak menguntungkan. Memenangkan dua pertandingan sisa saja belum tentu menjamin mereka merengkuh tiket Liga Champions. Tapi buat Gerrard tidak ada salahnya berusaha, sambil berharap para pesaing akan terjungkal.
“Kami punya dua pertandingan dan ingin meraih poin maksimal dan kita lihat saja apakah ada jalan belakang menuju Liga Champions,” tutur Gerrard. “Jika bisa meraih poin penuh—dari Chelsea dan Hull City, siapa tahu tim-tim yang di atas kami terpeleset. Kami hanya ingin menjaga persaingan.”
Liverpool boleh saja membenci MU, tapi Gerrard tidak rela Everton berhasil finis di atas mereka. Pendapat Gerrard sejatinya terlalu berlebihan karena Liverpool unggul lima poin dari rival sekotanya itu. Yang lebih mengkhawatirkan fans The Reds yakni keberhasilan MU menjuarai liga untuk ke-19 kalinya—satu gelar lebih banyak dibanding Liverpool.(DIM/The Sun)