Liputan6.com, Berau: Sebanyak enam vila dan landasan helikopter milik Muhammad "Bob" Hassan di Pulau Derawan, Berau, Kalimantan Timur, terbengkalai. Vila mewah itu kini hanya dimanfaatkan para petinggi PT Kiani Kertas pada Sabtu dan Ahad. Hal itu diungkapkan Kidding I, tokoh masyarakat Berau, baru-baru ini.
Menurut Kidding, vila -vila itu kurang terawat. Bahkan, landasan pacunya kini dalam kondisi rusak karena terhempas ombak laut. Kidding menyebutkan, landasan pacu itu hanya dipakai sekali. Kala itu, untuk menyambut kedatangan Presiden (saat itu) Soeharto yang akan meresmikan PT Kiani Kertas milik Bob. Perusahaan itu terletak di Berau, Kaltim.
Pembangunan landasan pacu dan fasilitasnya diperkirakan menelan dana Rp 1 miliar. Begitu pula pembangunan satu unit vila beserta kelengkapannya. Untuk melengkapi kemewahan vila-vila itu juga dibangun dermaga dengan biaya sekitar Rp 800 juta. Kidding menambahkan, banyak pejabat dan pengusaha di masa Orde Baru, seperti Probosutejo dan sejumlah petinggi ABRI berlibur ke tempat itu.(AWD/Polmart Aritonang)
Menurut Kidding, vila -vila itu kurang terawat. Bahkan, landasan pacunya kini dalam kondisi rusak karena terhempas ombak laut. Kidding menyebutkan, landasan pacu itu hanya dipakai sekali. Kala itu, untuk menyambut kedatangan Presiden (saat itu) Soeharto yang akan meresmikan PT Kiani Kertas milik Bob. Perusahaan itu terletak di Berau, Kaltim.
Pembangunan landasan pacu dan fasilitasnya diperkirakan menelan dana Rp 1 miliar. Begitu pula pembangunan satu unit vila beserta kelengkapannya. Untuk melengkapi kemewahan vila-vila itu juga dibangun dermaga dengan biaya sekitar Rp 800 juta. Kidding menambahkan, banyak pejabat dan pengusaha di masa Orde Baru, seperti Probosutejo dan sejumlah petinggi ABRI berlibur ke tempat itu.(AWD/Polmart Aritonang)