5 Tim dengan Penampilan Terbaik di 2016

Performa Brasil saat mengalahkan Argentina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 menjadi salah satu penampilan terbaik di 2018.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 31 Desember 2016, 18:37 WIB
Pemain Brasil, Philippe Coutinho (2kiri) mencetak satu gol untuk kemenangan timnya atas Argentina pada laga kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan di Mineirao stadium, Belo Horizonte, Brasil, (10/11/16). (AFP/Douglas Magno)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pertandingan luar biasa di lapangan sepak bola tercipta sepanjang 2016. Ada beberapa permainan fantastis yang ditunjukkan tim yang tidak memiliki pemain bintang. Mereka bermain dengan kinerja yang luar biasa.

Laga Brasil kontra Argentina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol di Estadio Governador Magalhaes Printo, 11 November lalu, menjadi salah satu yang jadi sorotan dunia. Brasil yang dihuni banyak pemain mudah tampil luar biasa dalam laga tersebut.

Selain itu, ada laga Atletico Madrid melawan Bayern Muenchen di babak 16 besar Liga Champions. Leicester City yang tidak memiliki pemain bintang tampil memukau di Liga Inggris musim 2015-16.

Berikut 5 tim dengan penampilan terbaik di 2016:


5. Brasil vs Argentina

Penyerang Brasil, Neymar berpelukan dengan penyerang Argentina, Lionel Messi sebelum pertandingan Brasil melawan Argentina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 di stadion Mineirao, Belo Horizonte, Brasil (10/11). (Reuters/Cristiane Mattos)

Laga big match terjadi dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol pada 11 November 2016. Brasil menjamu Argentina di Estadio Governador Magalhaes Printo.

Brasil tengah dalam performa bagus setelah Tite ditunjuk menggantikan Carlos Dunga sebagai pelatih. Sementara Argentina membutuhkan kemenangan. Pasalnya, tim Tango hanya meraup lima angka dari empat pertandingan.

Pelatih Argentina Edgardo Bauza kembali memainkan Lionel Messi yang sempat menyatakan pensiun setelah Copa America Centenario. Tapi, di lapangan La Albiceleste diajarkan cara bermain bola oleh Brasil.

Brasil membuka keunggulan di menit 24 melalui gol menakjubkan Philippe Coutinho. Ia menerima umpan dari Neymar dan berlari melewati bek Argentina selum melepaskan tembakan melengkung kaki kanan ke sudut atas gawang yang tidak dapat dibendung kiper Sergio Romero.

Neymar membawa Brasil unggul 2-0 di menit 45+1 usai memanfaatkan umpan terobosan Gabriel Jesus. Paulinho membawa Brasil menang 3-0 lewat golnya di menit 58.

Kemenangan 3-0 atas Argentina seolah menebus kegagalan Brasil di Piala Dunia 2014. Saat itu, Brasil dipermalukan Jerman dengan skor 7-1 di semifina.


4. Islandia Vs Inggris

Pemain Islandia merayakan gol yang dicetak Kolbeinn Sigthorsson ke gawang Inggris pada babak 16 besar Piala Eropa 2016 di Stade de Nice, Nice, Selasa (28/6/2016) dini hari WIB. (Reuters/Yves Herman)

Putaran final Piala Eropa 2016 menjadi penampilan pertama Islandia di turnamen empat tahunan itu. Sejarah baru kembali skuat asuhan Lar L. Lagerback dan Heimier Hallgrimsson di babak 16 besar.

Lanjut Baca:

Melawan Inggris, Islandia sangat tidak diunggulkan. Tapi, kenyataan di atas lapangan berbeda. Sempat tertinggal gol Wayne Rooney di menit 4 lewat titik putih, Islandia mencetak dua gol balasan melalui Ragnar Sigurdson di menit ke-2 dan Kolbeinn Sigthorsson pada menit 18. Inggris benar-benar tampil menyedihkan tampil menyedihkan melawan Islandia. Skuat asuhan Roy Hodgson ini dibuat tidak berkutik menghadapi pertahanan Islandia.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya