5 Pekerjaan yang Luput dari Mourinho

Mourinho pernah menginginkan kursi manajer Timnas Inggris dan Liverpool.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 30 Desember 2016, 19:33 WIB
Dalam kariernya, ada sejumlah pekerjaan yang didambakan Jose Mourinho ternyata luput.

Liputan6.com, Manchester - Setelah menjadi penerjemah bagi Sir Bobby Robson di Sporting CP, FC Porto, dan Barcelona, Jose Mourinho lalu memulai karier kepelatihannya di Benfica pada 2000. Dua musim kemudian, pria berjuluk Spesial One tersebut melatih FC Porto. Bersama Porto, dia memenangkan treble winners, salah satunya trofi Liga Champions.

Pada 2004, dia pindah ke Inggris untuk menjadi manajer Chelsea. Mourinho membantu klub London itu merebut gelar Liga Inggris pertamanya.

Dua setengah musim bersama Chelsea, dia lalu menjadi pelatih Inter Milan. Bersama klub Italia, pria 53 tahun ini kembali memenangkan treble winners.

Prestasi itu membuat Real Madrid memboyongnya ke Santiago Bernabeu pada 2010. Setelah memberikan sejumlah gelar, dia kembali ke Chelsea pada 2013. Kini, pelatih yang sering bertingkah dan melontarkan pernyataan kontroversial itu menjadi manajer Manchester United.

Namun, dalam kariernya, ada banyak pekerjaan yang luput. Padahal, pekerjaan tersebut sangat didambakannya. Berikut lima pekerjaan yang luput dari Mourinho:


5. Manajer Timnas Inggris

Jose Mourinho pernah menginginkan posisi manajer Timnas Inggris pada 2007.

Jose Mourinho tidak pernah tertarik menjadi pelatih tim nasional. Namun, dia berubah pikiran jelang undian Piala Dunia 2010. Pria asal Portugal itu tertarik menjadi manajer Timnas Inggris.

Pada 2007, Mourinho tanpa klub usai meninggalkan Chelsea. Jika jadi manajer Timnas Inggris, dia akan kembali bekerja sama dengan anak asuhnya di Chelsea seperti John Terry, Frank Lampard, dan Joe Cole.

Namun, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) terlalu lambat untuk mendekati Mourinho. Sebab, mantan pelatih FC Porto itu sudah memiliki tawaran yang sangat menari dari Inter Milan.

Mourinho gagal menjadi manajer Timnas Inggris. Pekerjaan itu akhirnya menjadi milik Fabip Capello.


4. Manajer Tottenham Hotspur

Jose Mourinho pernah diminati Tottenham Hotspur sebanyak dua kali.

Tottenham Hotspur menceoba untuk mendapatkan Jose Mourinho. Tidak hanya sekali, tapi dua kali. Pertama, pada 2007. Saat itu, Mourinho meninggalkan Chelsea setelah hubungannya dengan sang pemilik, Roman Abramovich.

Spurs pun mencoba mendapatkan Mourinho. Namun, kontrak manajer berjuluk Spesial One dengan Chelsea menghalangi niat klub London tersebut. Sebab, Mourinho tidak boleh menjadi manajer klub di Inggris untuk dua tahun ke depan.

Lanjut Baca:

Chaiman Spurs Daniel Levy bersedia menggaji Mourinho seperti di The Blues dan membayar kompensasi untuk membatalkan kontrak tersebut. Tapi, upaya itu gagal. Levy kembali ingin menggunakan jasa Mourinho pada 2012 untuk menggantikan Harry Redknapp. Ketika itu, Mourinho juga sudah tidak betah di Real Madrid dan ingin segera meninggalkan Santiago Bernabeu. Sayangnya, keinginan Levy tidak tepat. Sebab, Mourinho baru bisa meninggalkan Madrid saat akhir musim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya