Liputan6.com, Jakarta Dangdut Academy Asia 2 akhirnya sampai ke Grand Final. Tiga finalis terbaik telah terpilih untuk berebut gelar sang juara baru. Sebagai tuan rumah, Indonesia pun patut berbangga karena ketiga finalis adalah jagoan dari negeri sendiri.
Weni, Irsya, dan Rani yang secara berurutan merupakan juara ke-2, 3, dan 4 di Dangdut Academy 3, membuktikan Indonesia sebagai poros dangdut yang masih unggul jauh dari negara lainnya di kompetisi yang tahun ini diikuti 6 negara tersebut. Terakhir, ketiganya sukses mengandaskan Maria Vitoria (Timor Leste), sang kuda hitam sepanjang kompetisi ini berjalan.
Advertisement
Melihat formasi 3 grand finalis ini, masing-masing tentu memiliki keunggulan sendiri. Ketiganya juga telah mampu melewati berbagai rintangan sejak Babak 36 Besar hingga lolos ke Top 3. Lantas, siapa yang paling berpeluang kuat jadi juara menyusul Danang? Berikut prediksi singkat kami untuk ketiga finalis tersebut.
Untuk urutan teratas, Weni masih layak terus disebut kandidat terkuat juara D'Academy Asia 2 ini, usai tersingkirnya Ical di Top 5 lalu. Penampilan Weni nyaris tak pernah gagal. Perolehan nilainya juga selalu sukses di puncak klasemen, mulai Babak 36 Besar hingga ke Top 6.
Penampilan Weni meski beberapa kali lupa atau salah lirik, terhapus keseluruhan aksi panggungnya yang selalu spektakuler. Hingga para komentator pun segan mengkoreksi kesalahan tersebut. Kekuatan utama Weni adalah vokalnya yang dahsyat, khususnya untuk genre Rock-Dut. Sayangnya, Weni memiliki kelemahan pada fisiknya yang mudah drop.
Finalis yang musti diwaspadai Weni di Grand Final nanti bisa dibilang datang dari juara 3 DA3, Irsya. Sebelumnya, keduanya pernah berada dalam satu grup, dimana hasil akhir menempatkan Weni satu tingkat diatas Irsya. Namun sejak Top 6, keduanya saling bergantian di posisi pertama.