Liputan6.com, Tangerang: Penggerebekan terhadap sebuah ruko di kawasan Pamulang, Tangerang Banten oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 diduga terkait dengan jaringan teroris yang saat ini sedang diburu di Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini dikatakan Wakil Kepala Kepolisian Sektor Metro Pamulang Ajun Komisaris Polisi Tatang Syarief. "Ini dugaan sementara dan untuk lebih jelas silahkan konfirmasi ke Mabes Polri, karena petugas dari Densus 88 yang melakukan," kata Tatang Syarief, Selasa (9/3), seperti dilansir ANTARA.
Seperti telah diberitakan, petugas dari Mabes Polri menggerebek sebuah ruko di Jalan Siliwangi Blok A No.3 Kelurahan Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Saat itu polisi berhasil menahan dua pelaku yang diduga teroris, dan salah satunya wanita.
Penggerebekan itu dilakukan oleh aparat bersenjata lengkap dan berpakaian preman di sebuah warung internet (Warnet) di Kawasan Puri Pamulang. Saksi mata yang melihat penggrebekan di warnet, Umi (25), mengatakan ketika penggrebekan terdengar suara tembakan dari dalam warnet. Saat ini di lokasi kejadian masih dipasang garis polisi [baca: Polisi Gerebek Teroris di Pamulang].
Seperti telah diberitakan, petugas dari Mabes Polri menggerebek sebuah ruko di Jalan Siliwangi Blok A No.3 Kelurahan Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Saat itu polisi berhasil menahan dua pelaku yang diduga teroris, dan salah satunya wanita.
Penggerebekan itu dilakukan oleh aparat bersenjata lengkap dan berpakaian preman di sebuah warung internet (Warnet) di Kawasan Puri Pamulang. Saksi mata yang melihat penggrebekan di warnet, Umi (25), mengatakan ketika penggrebekan terdengar suara tembakan dari dalam warnet. Saat ini di lokasi kejadian masih dipasang garis polisi [baca: Polisi Gerebek Teroris di Pamulang].